Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
News
Baca Juga:
- BREAKING NEWS Listyo Resmi Dicopot, Presiden Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Plt KSP
- Baru Dipecat dari KSP, Posisi Listyo Sigit Kini Diisi Jenderal TNI Ariyo Windutomo
- Hery Subiansauri Ucapkan Selamat dan Sukses Kepada Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Resmi Menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan RI
MEDAN – Presiden Prabowo Subianto didesak segera mengevaluasi posisi Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) dari jabatan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), menyusul kabar penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal.
Desakan tersebut disampaikan Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan. Ia menilai, status tersangka yang disematkan kepada Listyo Sigit harus menjadi pertimbangan serius bagi Presiden Prabowo dalam menjaga kredibilitas dan integritas lembaga kepresidenan.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam informasi kasus tersebut, LSP diduga memerintahkan penyadapan ilegal (illegal tapping), memasukkan sejumlah nomor ke server LIMS tanpa verifikasi dan dasar hukum, serta memerintahkan penghapusan berkas hasil penyadapan yang diduga bertujuan menghilangkan jejak.
Menurut Sutrisno, persoalan ini bukan sekadar menyangkut proses hukum, tetapi juga menyangkut kepatutan etika dan moral seorang pejabat yang berada dekat dengan Presiden.
"Kalau benar telah berstatus tersangka, maka secara etika dan moral Listyo Sigit Prabowo tidak lagi memenuhi kepatutan untuk menduduki jabatan Kepala KSP. Jika tidak mengundurkan diri, Presiden Prabowo harus segera memberhentikannya," tegas Sutrisno.
Ia juga mempertanyakan perlakuan Polri terhadap para tersangka dalam kasus tersebut. Pasalnya, menurut dia, dalam sejumlah konferensi pers pengungkapan perkara, kepolisian lazimnya menampilkan tersangka dengan mengenakan pakaian tahanan.
Namun, dalam kasus yang menyeret LSP dan sejumlah perwira tinggi Polri ini, Sutrisno menilai terdapat perlakuan berbeda karena para pihak yang disebut sebagai tersangka tidak ditampilkan dalam ekspose perkara.
"Jangan sampai muncul kesan adanya perlakuan istimewa hanya karena yang terseret perkara merupakan pejabat atau jenderal. Penegakan hukum harus berlaku sama di hadapan siapa pun," ujarnya.
Edy Rahmayadi Dinilai Layak Gantikan LSP
Lebih jauh, Sutrisno menyebut Letnan Jenderal TNI (Purn.) Edy Rahmayadi sebagai salah satu figur yang dinilai tepat untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo apabila terjadi pergantian Kepala KSP.
Menurutnya, Edy Rahmayadi memiliki pengalaman panjang dalam kepemimpinan militer maupun pemerintahan sipil. Rekam jejaknya antara lain pernah menjabat Pangdam I/Bukit Barisan ke-42, Pangkostrad ke-37, serta Gubernur Sumatera Utara ke-18.
Tidak hanya itu, Edy Rahmayadi juga pernah dipercaya memimpin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai Ketua Umum.
Sutrisno menilai kombinasi pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menjalankan tugas KSP yang membutuhkan kemampuan koordinasi, komunikasi politik, serta pemahaman terhadap dinamika pemerintahan dan keamanan nasional.
"Pengalaman Edy Rahmayadi di lingkungan militer dan pemerintahan sipil menjadi keunggulan tersendiri. Ia juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara senior dan junior di lingkungan TNI, elite politik sipil, serta masyarakat," ungkapnya.
Ia berpandangan, Kepala KSP bukan sekadar pejabat administratif, melainkan figur strategis yang harus mampu memastikan berbagai persoalan pemerintahan tersampaikan kepada Presiden secara objektif dan bertanggung jawab.
Karena itu, Sutrisno berharap Presiden Prabowo tidak mengabaikan persoalan integritas dan kepercayaan publik dalam menentukan figur yang menduduki posisi strategis di lingkaran Istana.
"Presiden membutuhkan orang-orang yang memiliki integritas, pengalaman, dan keberanian menyampaikan fakta. KSP harus menjadi mata dan telinga Presiden, bukan justru menjadi sumber persoalan baru," pungkas Sutrisno Pangaribuan, yang juga Inisiator Sumatera Connection.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
News
43 Nama Beredar dalam Dugaan Penyadapan Ilegal, Ada Prabowo, SBY hingga Tokoh Politik dan Aktivis
News
12.376 Teguran dan Penindakan, Polda Sumut Kedepankan Edukasi dalam Operasi Patuh Toba
News
Wanita Penghuni Kos Disekap Begal, Polisi Tangkap Pelaku
News
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Gelar Kumpul Bersama Masyarakat, Serap Aspirasi dan Keluhan Warga
News
Copot Listyo Sigit Prabowo dari KSP, Edy Rahmayadi Dinilai Sosok Tepat Pengganti
News
PETI di Perdagangan Diduga Kebal Hukum, Oknum Pengelola Tambang Ilegal Disorot
News
Medan sumut24.co Bagi masyarakat Kota Medan pencinta kuliner khas Nusantara, kini tidak perlu jauhjauh melangkah ke Serambi Mekkah untuk
Ekbis
BREAKING NEWSListyo Resmi Dicopot, Presiden Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Plt KSP
News
Jakarta Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penu
News