Rabu, 04 November 2026

Anak-Anak Korban Bencana Butuh Perlindungan, Pemkab Tapsel Dorong Kebijakan Berbasis Aspirasi

Administrator - Rabu, 04 November 2026 14:00 WIB
Anak-Anak Korban Bencana Butuh Perlindungan, Pemkab Tapsel Dorong Kebijakan Berbasis Aspirasi
Baca Juga:

Tapsel | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) memperkuat upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak dalam program percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus mencakup kebutuhan anak, bukan hanya pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Diseminasi Hasil Asesmen, Penjaringan Suara Anak Daerah, dan Bimbingan Teknis Pemerintah Daerah yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (3/11/2026).

Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dalam kegiatan tersebut diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Selatan, Sofyan Adil Siregar, S.P., M.M.

Dalam arahannya, Sofyan Adil menegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Pembangunan fisik perlu berjalan beriringan dengan pemulihan kehidupan sosial masyarakat, terutama kelompok anak yang rentan terdampak bencana.

Menurutnya, anak-anak memiliki hak yang harus tetap dipenuhi meskipun berada dalam situasi pascabencana. Hak tersebut mencakup kesempatan bermain, tumbuh dan berkembang, mendapatkan perlindungan, serta menyampaikan pendapat dan terlibat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka.

"Pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur. Pemenuhan hak-hak anak juga harus menjadi perhatian dalam setiap kebijakan dan program yang dilaksanakan," demikian penegasan dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan diseminasi hasil asesmen dan penjaringan suara anak daerah, Pemkab Tapsel mendorong agar kebutuhan serta aspirasi anak menjadi bagian dari perencanaan program pemulihan pascabencana.

Perhatian khusus diberikan kepada anak-anak yang tinggal di kawasan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara). Kondisi lingkungan tempat tinggal, akses terhadap fasilitas pendukung, serta kebutuhan tumbuh kembang anak menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses pemulihan.

Hasil asesmen dan rekomendasi yang dihimpun diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Dengan demikian, program rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, termasuk anak-anak yang terdampak bencana.

Pemkab Tapanuli Selatan juga mendorong seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan menyepakati langkah tindak lanjut berdasarkan tugas serta kewenangan masing-masing.

Sinergi lintas sektor dinilai penting agar rekomendasi hasil asesmen tidak berhenti sebagai dokumen, melainkan dapat diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak.

Keterlibatan Forum Anak dan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam membangun mekanisme partisipasi yang lebih inklusif.

Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diharapkan memiliki ruang untuk menyampaikan pandangan, kebutuhan, dan harapan mereka terhadap proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah memperkuat komitmen Pemkab Tapsel dalam mewujudkan pemulihan yang inklusif, berkelanjutan, serta responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat Tapsel Bangkit: Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, yang menempatkan pemulihan kehidupan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan daerah pascabencana.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sinergi 5 Pilar, Pemkab Asahan Jalin Kerja Sama Lintas Sektoral Tekan Pengangguran dan Dorong Kemandirian Ekonomi
Pemkab.Pakpak Bharat Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 98 Tahun
Peringati Sumpah Pemuda ke 98, Pemkab Asahan Tegaskan, Kemajuan Bangsa Ditopang SDM Berkarakter
Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
Kabar Baik! Pemkab Palas Perjuangkan Hak Tanah Masyarakat, PPTKH Disetujui Seluas 1.897,89 Hektare
MoU Pemkab Tapsel-Kejaksaan: Sekolah Didorong Transparan dan Berintegritas
komentar
beritaTerbaru