FSP KEP SPSI Sumut Sebut PHK Terhadap Pekerja PT Inalum Bernama Choky Diduga Cacat Hukum
FSP KEP SPSI Sumut Sebut PHK Terhadap Pekerja PT Inalum Bernama Choky Diduga Cacat Hukum
News
Baca Juga:
Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pernikahan dini. Menurutnya, keterlibatan keluarga, lingkungan masyarakat, hingga pemerintah sangat dibutuhkan untuk melindungi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan Saipullah saat membuka Seminar Akbar Bahaya Narkoba dan Cegah Pernikahan Anak di Aula SMAN 1 Panyabungan Timur, Desa Parmompang, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan bertajuk Rekonstruksi Kesadaran Generasi Muda dalam Pencegahan Narkoba dan Perkawinan Dini itu diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Mandailing Natal.
Dalam sambutannya, Saipullah menegaskan bahwa persoalan narkoba dan pernikahan dini tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kepedulian dan tindakan nyata dari berbagai pihak, terutama orang tua, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta lembaga pendidikan.
"Pencegahan narkoba dan perkawinan dini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, kecamatan, hingga kabupaten," kata Saipullah.
Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya berhadapan dengan persoalan hukum, tetapi juga dapat merusak kehidupan pribadi, menghancurkan keharmonisan keluarga, dan menghambat masa depan generasi muda.
Karena itu, ia berharap seminar tersebut mampu meningkatkan kesadaran peserta agar lebih memahami bahaya narkoba serta dampak pernikahan anak terhadap kehidupan dan masa depan mereka.
"Kami berharap acara ini bukan seremonial saja, tapi sebuah bentuk kepedulian sosial yang kritis," ujarnya.
Lebih lanjut, Saipullah menyampaikan bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, dan memiliki daya saing.
Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan sejak dini agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun berbagai persoalan sosial yang dapat menghambat masa depan.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai agama sebagai salah satu upaya membangun ketahanan diri di tengah pergaulan dan perkembangan lingkungan sosial.
"Salah satu kunci utama membentengi diri adalah dengan memperkuat agama," sebutnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan generasi muda tidak cukup hanya melalui pendidikan formal. Pembentukan karakter, pendampingan keluarga, serta lingkungan pergaulan yang sehat juga memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab.
Sementara itu, Ahmad Rifai selaku perwakilan HMI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal atas dukungan terhadap pelaksanaan seminar tersebut.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi bagian dari gerakan sosial untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap bahaya narkoba dan persoalan pernikahan dini.
"Ini bentuk kepedulian sosial terhadap bahaya narkoba dan perkawinan dini," kata Ahmad Rifai.
Keterlibatan organisasi mahasiswa dan pelajar dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas penyampaian informasi kepada kalangan muda, sekaligus mendorong mereka mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.
Melalui forum edukasi seperti ini, generasi muda diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga diri, melanjutkan pendidikan, serta merencanakan masa depan secara matang.
Pembukaan seminar tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.
Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dr. Muhammad Faisal Situmorang, Kepala Dinas Kesehatan drg. Muhammad Firdausi Batubara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Parlin Lubis, serta Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Syukri Nasution.
Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sudrajat, Camat Panyabungan Timur Wahyu Hidayat Siregar, serta para kepala desa di wilayah Kecamatan Panyabungan Timur.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, organisasi mahasiswa, dan pelajar tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap persoalan yang berpengaruh pada masa depan generasi muda.
Pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat diharapkan terus memperkuat edukasi dan pencegahan agar anak-anak dan remaja di Mandailing Natal dapat tumbuh dalam lingkungan yang mendukung pendidikan, kesehatan, serta perkembangan karakter.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
FSP KEP SPSI Sumut Sebut PHK Terhadap Pekerja PT Inalum Bernama Choky Diduga Cacat Hukum
News
Sumut Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026,Bobby Nasution Terus Perkuat Perlindungan Pekerja
News
Jemput Program Pusat di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Madina Perjuangkan Revitalisasi 10 Sekolah Tambahan
News
Siswa SD Negeri 200309 Padangsidimpuan Meninggal Diduga Tersengat Listrik, Polisi Selidiki Pompa Air
News
Atasi Krisis Air Bersih, Bupati Saipullah Resmikan Sumur Bor Bantuan SMGP di Madina
News
Lindungi Kesehatan Siswa, Disdikbud Madina Terapkan PJJ 15&ndash17 Oktober 2026
News
HMI dan IPNU Madina Gelar Seminar Bahaya Narkoba, Bupati Saipullah Tekankan Peran Keluarga
News
Kegiatan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 Resmi Ditutup Oleh Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM,
News
Silek Tuo Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau
News
Maling Sawit di Perkebunan Sei Semayang Ditangkap Polsek Medan Sunggal
News