Senin, 12 Oktober 2026

Aktivis LIB Aksi di PKS Mandoge : Dugaan Kerugian Negara dan Kerusakan Jalan, Izin Operasional Diminta Dicabut

Administrator - Senin, 12 Oktober 2026 21:34 WIB
Aktivis LIB Aksi di PKS Mandoge : Dugaan Kerugian Negara dan Kerusakan Jalan, Izin Operasional Diminta Dicabut
Sumut24.co

sumut24.co -ASAHAN, Puluhan massa dari Lembaga Indonesia Bersatu (LIB) menggelar aksi damai di depan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Unit Mandoge, Kabupaten Asahan, Senin (12/10/2026). Aksi yang dipimpin Ketua LIB Adi Wirawan bersama koordinator lapangan Umam Damanik dan Kiren ini berlangsung tertib dan tidak menimbulkan keributan.

Baca Juga:
Dalam pernyataan sikapnya, sekitar 70 peserta aksi mengemukakan empat temuan yang diduga merugikan masyarakat dan keuangan daerah. Pertama, adanya dugaan manipulasi data penggunaan air permukaan yang disedot pabrik. Massa menduga air rakyat digunakan namun pembayaran pajak tidak sesuai ketentuan, yang berpotensi menurunkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asahan.


Kedua, muncul dugaan persekongkolan antara oknum manajemen dengan rekanan pekerjaan perbaikan PKS untuk tahun anggaran 2024, 2025, hingga 2026. Massa menilai hasil pekerjaan belum layak namun dinyatakan selesai 100%, yang mempertanyakan integritas pengelolaan BUMN.

Ketiga, jalan kabupaten di sekitar wilayah operasional pabrik dilaporkan rusak parah akibat aktivitas truk pengangkut kelapa sawit yang beroperasi tanpa izin yang jelas.

Kemudian massa menyampaikan tuntutan secara tegas kepada
Bupati Asahan untuk segera mencabut sementara izin operasional PKS PTPN IV Unit Mandoge sampai hasil audit tuntas dipublikasikan. Dan kepada Kapolres Asahan meminta memeriksa dugaan mark-up dan persekongkolan pengadaan barang dan jasa. Serta kepada DPRD Asahan untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) dan memanggil manajemen PKS Mandoge untuk dimintai keterangan. Dan kepada Kejaksaan Negeri Asahan: Memanggil pihak terkait untuk mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran tiga tahun terakhir.


Setelah menyampaikan tuntutan di lokasi pabrik, rombongan massa kemudian menuju Kantor Bupati Asahan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Di sana, massa diterima oleh Wakil Bupati Asahan Rinato, SH, MAP.

Wakil Bupati menyatakan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan dan berjanji memanggil dinas-dinas terkait untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut. Mendapat tanggapan positif dari pemerintah daerah, massa aksi menyampaikan terima kasih dan membubarkan diri secara tertib. (tec)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PBG dan Tata Ruang Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumut Geruduk Dinas Perkim Medan
GEMPPAR Mengamuk : Bimtek 177 Desa di Medan Dicurigai Sarang Korupsi! Kadis & Kabid PMD Diminta Copot & Diperiksa Kejaksaan
Hari Tani Nasional : SPI Asahan Gelar Aksi Damai, Bupati Taufik Janji Koordinasi & Cari Solusi Bersama
Patroli Sergap Polres Asahan Gagalkan Aksi Tawuran Dini Hari, 10 Remaja dan Sajam Diamankan
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?*
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
komentar
beritaTerbaru