SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
News
Baca Juga:
- Pemkab Solok Paparkan Progres R3P Pascabencana, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pemulihan
- Evaluasi Kinerja Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Bupati Solok Bidik 30.000 Pelanggan.
- Bupati Solok Hadiri Swiss Van Sumatera Holiday Car Meet Up, Serahkan Piala untuk Mobil Terfavorit
Untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak, Jumat (11/9/2026) dilaksanakan
upaya tersebut melalui kegiatan Sosialisasi Gerakan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Penekanan Angka Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS) di Kabupaten Solok.
Sebagai narasumber hadir dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatera Barat, Roza Linda, M.Pd., yang memberikan pemaparan terkait strategi penanganan Anak Tidak Sekolah serta langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mencegah anak agar tidak sampai mengalami putus sekolah.
Kegiatan tersebut dibuka dan dihadiri oleh Bunda Guru PGRI Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Solok, Zulfadli, M.M., serta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Elafki, S.Pd., M.M., beserta jajaran.
Dan juga diikuti oleh Koordinator Pengawas dan Kepala SMP se-Kabupaten Solok, Guru Bimbingan dan Konseling (BK)/Wakil Kesiswaan SMP se-Kabupaten Solok, Komite SMP se-Kabupaten Solok, Ketua PKBM Kabupaten Solok, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Solok didorong untuk memiliki kepedulian dan komitmen bersama dalam mengidentifikasi serta menangani anak yang sudah tidak bersekolah maupun anak yang memiliki risiko putus sekolah.
Dijelaskan, penanganan ATS dan ABPS tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, guru, orang tua, komite sekolah, masyarakat, serta lembaga pendidikan nonformal. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar setiap permasalahan yang menjadi penyebab anak tidak melanjutkan pendidikan dapat diketahui dan ditangani secara tepat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan semakin memahami pentingnya pendataan, pemetaan, pendampingan, serta pencarian solusi bagi anak-anak yang berada di luar sistem pendidikan maupun yang berpotensi mengalami putus sekolah.
Dikatakan keberadaan guru, khususnya guru BK dan unsur kesiswaan, juga memiliki peran strategis dalam mendeteksi sejak dini berbagai persoalan yang dihadapi peserta didik. Dengan deteksi dan pendampingan yang tepat, potensi anak untuk meninggalkan pendidikan dapat ditekan sedini mungkin.
Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya layanan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Setiap anak diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Melalui gerakan bersama dalam penanganan ATS dan penekanan ABPS, Kabupaten Solok diharapkan mampu menekan angka anak yang tidak bersekolah maupun anak yang berisiko putus sekolah, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Kemudian kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama antara Bunda Guru PGRI Kabupaten Solok, narasumber, jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, para pengawas, kepala sekolah, guru, komite sekolah, PKBM, serta seluruh tamu undangan yang hadir(YOSE).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
News
Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Terluka
News
HUT ke67, MPC PP Kota Medan Gelar Turnamen Padel Hadirkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Kota
Berbagi Masker Disekolah,PT DNS Kebun Nagagar Peduli Kesehatan Peserta Didik
News
Polres Tapsel Ungkap Hasil OSN 2026! 8 Kasus Narkoba dan Sita 21 Kg Ganja Dibongkar
News
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA DEFORESTASI DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN KRIMINAL
Profil
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENIPUAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN KRIMINAL
Profil
sumut24.co MEDAN, Prof Dr MuryantoAmin S.Sos., M.Si yang juga Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim se
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris gratis. Aparat kewilayahan yang
kota
sumut24.co MedanBantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk pengembalian uang rakyat kepada
kota