Jumat, 16 Oktober 2026

Bupati Solok Lepas Pengiriman Perdana 150 Ton Benih Jagung Hibrida Kobana ke Sulawesi Selatan.

Administrator - Jumat, 16 Oktober 2026 14:30 WIB
Bupati Solok Lepas Pengiriman Perdana 150 Ton Benih Jagung Hibrida Kobana ke Sulawesi Selatan.
Baca Juga:

Kabupaten Solok I Sumut 24.co

Bupati Solok, Kabupaten Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Kamis (15/10/2026). melepas pengiriman perdana sebanyak 150 ton benih jagung hibrida Kobana ke Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor CNM, Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT Citra Mandiri Kobana Solok, Nofi Candra, SE; Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si.; serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Deslirizaldi, SP., MP.

Ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Solok, sekaligus memperluas kontribusi daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama PT Citra Mandiri Kobana Solok, Nofi Candra, menyampaikan bahwa pengembangan jagung di Kabupaten Solok perlu menjadi perhatian bersama agar potensi pertanian daerah semakin beragam.

"Kita ingin Solok ke depannya tidak hanya berbicara soal beras, tetapi juga jagung," ungkap Nofi Candra.

Dikatakannya, pengiriman perdana benih jagung hibrida Kobana tersebut diharapkan menjadi awal pengembangan komoditas jagung yang lebih luas, sekaligus membuka peluang bagi Kabupaten Solok untuk meningkatkan perannya dalam sektor pertanian.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, dalam sambutan menyampaikan harapannya agar pelepasan 150 ton benih jagung hibrida tersebut dapat menjadi contoh sekaligus mendorong Kabupaten Solok menjadi salah satu daerah penghasil jagung yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan.

Harapan kita, melalui pelepasan 150 ton benih jagung hibrida ini, Kabupaten Solok dapat menjadi contoh dan menjadi daerah penghasil jagung yang berkontribusi menjaga ketahanan pangan.

Juga menjelaskan bahwa Kabupaten Solok memiliki sekitar 23.000 hektare lahan sawah. Ke depan, lahan yang dinilai kurang optimal untuk produksi beras akan didorong untuk pengembangan komoditas jagung.

Dari 23.000 hektare lahan sawah kita, mana yang kurang mumpuni dalam produksi beras, maka akan kita dorong sekitar 10 persen dari total lahan untuk pertanian jagung ini, jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Pertanian akan terus mendukung pengembangan program tersebut, termasuk melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Melalui Dinas Pertanian nantinya, APBD tentu akan terus mendukung pengembangan program ini," tegasnya.

Dengan pengiriman perdana 150 ton benih jagung hibrida Kobana ke Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Solok berharap pengembangan komoditas jagung dapat semakin berkembang, memperkuat diversifikasi pertanian, serta meningkatkan kontribusi daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Solok Serahkan Dokumen R3P Bencana Banjir Bandang Arosuka kepada BNPB
Kegiatan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 Resmi Ditutup Oleh Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM,
RANG SOLOK BARALEK GADANG 2026
Kabupaten Solok Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana Selama Enam Bulan
Wali Kota Sawahlunto Serahkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Banjir Bandang Arosuka
WALI KOTA SOLOK, H.RAMADHANI KIRANA PUTRA MENGIKUTI PROSESI BAKAUA.
komentar
beritaTerbaru