Kamis, 11 Juni 2026

Prabowo: Generasi Muda Jadi Penentu Indonesia Masuk Empat Besar Ekonomi Dunia pada 2045

Administrator - Kamis, 11 Juni 2026 07:11 WIB
Prabowo: Generasi Muda Jadi Penentu Indonesia Masuk Empat Besar Ekonomi Dunia pada 2045
Prabowo.ist
BANDAR LAMPUNG, 11 Juni 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kemajuan bangsa bahkan setelah masa jabatannya berakhir. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Bandar Lampung, Rabu (11/6).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memaparkan optimisme terhadap masa depan perekonomian nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia apabila mampu memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan menjaga kesinambungan pembangunan.
"Jika kita pandai dan cerdas, pada tahun 2045 ekonomi Indonesia akan menjadi yang terbesar keempat di dunia. Urutan pertama Tiongkok, kedua Amerika Serikat, ketiga India, dan keempat Republik Indonesia," ujar Prabowo.
Ia menekankan bahwa generasi pengusaha muda yang saat ini tengah berkembang akan menjadi tulang punggung pembangunan nasional sekaligus motor penggerak ekonomi Indonesia pada masa mendatang. Karena itu, Prabowo mengajak para anggota HIPMI untuk terus meningkatkan kapasitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan guna menghadapi persaingan global.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Presiden juga menyampaikan pesan bernuansa humor terkait komitmennya terhadap masa depan bangsa.
"Nanti saya akan tetap memantau kalian dari atas, baik saat masih berada di Hambalang maupun jika telah dipanggil Yang Maha Kuasa. Jika kalian kurang giat bekerja, saya siap turun menegur kalian," katanya yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan peserta Munas.
Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinan Presiden bahwa keberhasilan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada peran generasi muda, khususnya kalangan wirausaha. Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha, investasi, dan inovasi agar Indonesia mampu mencapai target menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia.
Munas XVIII HIPMI sendiri menjadi ajang konsolidasi nasional bagi para pengusaha muda untuk merumuskan langkah strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
BANDAR LAMPUNG, 11 Juni 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kemajuan bangsa bahkan setelah masa jabatannya berakhir. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Bandar Lampung, Rabu (11/6).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memaparkan optimisme terhadap masa depan perekonomian nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia apabila mampu memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan menjaga kesinambungan pembangunan.
"Jika kita pandai dan cerdas, pada tahun 2045 ekonomi Indonesia akan menjadi yang terbesar keempat di dunia. Urutan pertama Tiongkok, kedua Amerika Serikat, ketiga India, dan keempat Republik Indonesia," ujar Prabowo.
Ia menekankan bahwa generasi pengusaha muda yang saat ini tengah berkembang akan menjadi tulang punggung pembangunan nasional sekaligus motor penggerak ekonomi Indonesia pada masa mendatang. Karena itu, Prabowo mengajak para anggota HIPMI untuk terus meningkatkan kapasitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan guna menghadapi persaingan global.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Presiden juga menyampaikan pesan bernuansa humor terkait komitmennya terhadap masa depan bangsa.
"Nanti saya akan tetap memantau kalian dari atas, baik saat masih berada di Hambalang maupun jika telah dipanggil Yang Maha Kuasa. Jika kalian kurang giat bekerja, saya siap turun menegur kalian," katanya yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan peserta Munas.
Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinan Presiden bahwa keberhasilan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada peran generasi muda, khususnya kalangan wirausaha. Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha, investasi, dan inovasi agar Indonesia mampu mencapai target menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia.
Munas XVIII HIPMI sendiri menjadi ajang konsolidasi nasional bagi para pengusaha muda untuk merumuskan langkah strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.rel

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
Prabowo Terima Utusan Khusus Emir Qatar, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Prabowo Hadiri Persemayaman Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan
Prabowo Tegaskan Tak Ada Perlindungan bagi Pejabat Bermasalah
Prabowo: Rp10 Triliun Denda dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan Diserahkan ke Negara
Bahas Ideologi Pembangunan Prabowo, Teguh Santosa: Partisipasi Diperlukan untuk Atasi Stagnasi Ekonomi
komentar
beritaTerbaru