Minggu, 26 Juli 2026

Hadiri Penahbisan Pendeta HKBP Kisaran Kota, Bupati Taufik Tegaskan Kerukunan Umat Beragama Kunci Utama Pembangunan Asahan

Administrator - Minggu, 26 Juli 2026 18:13 WIB
Hadiri Penahbisan Pendeta HKBP Kisaran Kota, Bupati Taufik Tegaskan Kerukunan Umat Beragama Kunci Utama Pembangunan Asahan
Sumut24.co
sumut24.co -ASAHAN, Bupati Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri acara Penahbisan Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang berlangsung khidmat di Gereja HKBP Kisaran Kota, Minggu (26/7/2026) sekira pukul 13.20 Wib. Kehadiran kepala daerah ini menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap kehidupan beragama serta penguatan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Baca Juga:
Acara penahbisan berjalan lancar dan dihadiri langsung oleh Ephorus HKBP Pdt. Viktor Tinambunan beserta jajaran HKBP Pusat, para pendeta Resort Distrik XIII, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Asahan, jemaat, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Taufik menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada para hamba Tuhan yang resmi ditahbiskan mengemban tugas sebagai Pendeta HKBP. Ia menekankan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan titik awal pengembanan amanah besar untuk melayani umat dengan penuh kasih, ketulusan, dan dedikasi tinggi.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan selamat kepada para hamba Tuhan yang hari ini ditahbiskan. Selamat melayani dan selamat mengemban panggilan yang mulia ini," ujar Bupati.


Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Asahan adalah rumah bersama bagi seluruh warga tanpa memandang perbedaan agama dan keyakinan. Keberagaman yang ada justru menjadi kekuatan besar untuk bergandengan tangan mewujudkan Asahan yang religius, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Ia juga memberikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata yang telah diberikan HKBP selama ini, baik melalui pelayanan rohani, pendidikan, kegiatan sosial, maupun pembinaan karakter umat yang turut memperkokoh persatuan di daerah.

"Pembangunan daerah hanya akan berjalan mulus dan merata apabila kita semua hidup rukun, saling menghormati, dan menjaga persatuan. Kerukunan antarumat beragama adalah modal utama yang tidak bisa ditawar demi kemajuan Asahan," tegas Bupati Taufik.

Pada kesempatan berharga itu, Bupati juga menitipkan tiga pesan penting bagi para Pendeta yang baru saja ditahbiskan. Pertama, senantiasa menjadi perekat persatuan yang merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, serta terus menanamkan nilai-nilai toleransi dalam setiap langkah pelayanan. Kedua, hadir secara nyata di tengah berbagai tantangan yang dihadapi umat, mulai dari persoalan kemiskinan, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga keretakan rumah tangga. Ketiga, menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi, karena keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan tokoh agama.

Melalui momentum penahbisan ini, diharapkan para pemimpin rohani yang baru dapat membawa damai, harapan, dan semangat persaudaraan, sekaligus memperkokoh keharmonisan kehidupan beragama demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Asahan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. (dre)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Temu Pisah Sambut Dandim 0206 Dairi
Gerakan Indonesia ASRI Langit Biru Warnai HUT ke-25 Partai Demokrat, Bupati Asahan : Sinergi Jaga Lingkungan Kunci Kesejahteraan Warga
Di Ajang PRSU ke-50, Kabupaten Asahan Tampilkan Pesona 14 Etnis dan Kekayaan Produk Unggulan
Bupati Taufik Buka Rakerkab KORPRI Asahan, Perkuat Integritas ASN demi Pelayanan Prima
Wakil Bupati Asahan Pimpin Upacara HAN ke-42, Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Ramah Anak
Aksi di Medan, Mahasiswa: Jangan Hanya Eks Kadis PMD, Bupati Samosir Juga Harus Diusut
komentar
beritaTerbaru