Sabtu, 13 Juni 2026

Masyarakat Keluhkan Kelangkaan LPG 3 Kg, Plh Wali Kota Tanjungbalai Sidak SPBE dan Pangkalan

Administrator - Rabu, 03 Juni 2026 13:26 WIB
Masyarakat Keluhkan Kelangkaan LPG 3 Kg, Plh Wali Kota Tanjungbalai Sidak SPBE dan Pangkalan
Istimewa
sumut24.co -TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh LPG subsidi ukuran 3 kilogram (kg) dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan pangkalan LPG di Kota Tanjungbalai, Selasa (2/6/2026).

Sidak dilakukan di tiga SPBE, yakni PT Tomimaru Gasindo, PT Anugerah Tetap Jaga, dan PT Selina Jaya Sempurna. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kelangkaan LPG 3 kg yang dikeluhkan masyarakat.

"Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan LPG 3 kg, bahkan di beberapa tempat harganya mengalami kenaikan. Karena itu, kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan," kata Fadly.

Menurut dia, hasil pengecekan sementara menunjukkan distribusi LPG subsidi dari SPBE masih berjalan normal dan tidak mengalami pengurangan kuota dari Pertamina.

"Saat sidak di PT Tomimaru Gasindo dan dua agen lainnya, pihak perusahaan menjelaskan bahwa penyaluran LPG 3 kg masih berjalan sesuai Delivery Order (DO) dari Pertamina dan tidak ada pengurangan jumlah distribusi," ujarnya.

Meski demikian, Pemko Tanjungbalai belum menyimpulkan penyebab utama kelangkaan yang terjadi di tingkat masyarakat. Pemerintah daerah akan melanjutkan pengecekan ke agen dan pangkalan LPG lainnya untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan distribusi.

"Kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut ke agen dan pangkalan agar diketahui secara pasti apa yang menjadi kendala di lapangan. Yang terpenting, masyarakat tidak perlu khawatir karena persoalan ini akan terus kami telusuri," katanya.

Fadly menjelaskan, kelangkaan LPG 3 kg berdampak langsung terhadap aktivitas rumah tangga maupun pelaku usaha kecil yang mengandalkan gas subsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia menyebutkan, salah satu SPBE yang dikunjungi, yakni PT Tomimaru Gasindo, menyalurkan sekitar 6.720 tabung LPG 3 kg per hari atau setara dengan 20.160 kilogram.

Selain itu, Pemko Tanjungbalai juga meminta agen LPG untuk menyerahkan data pangkalan aktif guna memudahkan proses pengawasan dan monitoring distribusi di lapangan.

Fadly mengaku belum ingin berspekulasi terkait kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan situasi tersebut untuk meraup keuntungan.

"Saya belum ingin menyimpulkan apa penyebabnya. Karena itu kami turun langsung untuk melihat kondisi sebenarnya. Jika nantinya ditemukan pelanggaran atau ada pihak yang mengambil keuntungan dari subsidi pemerintah, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah daerah maupun instansi terkait apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam distribusi LPG subsidi.(eko)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari Menteri Hukum atas komitmen Posbankum
Menteri Hukum RI Berikan Penghargaan Ke Pemko Tanjungbalai atas Dukungan Program Bantuan Hukum
Pemko Tanjungbalai Hadiri Rapat Persiapan NPGT Sumut 2026, Dorong Sertifikasi Aset Pulau dan Tanah Pemda
Pemko Tanjungbalai Konsultasi ke BPS Sumut, Bahas IKK untuk Optimalkan Alokasi DAU 2027
Wali Kota menghadiri acara Pisah Sambut Dandim 0207/Simalungun dari Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan kepada Letkol Inf Agus Mochtadi
komentar
beritaTerbaru