sumut24.co -TOBA, Program nasional Makan Bergizi Gratis (
MBG) dengan prinsip adil dan merata tidak terlaksana sesuai harapan. Sejumlah siswa dan penerima manfaat lainnya ditemukan belum pernah menerima sejak awal pelaksanaan.
Baca Juga:
Hal ini dibuktikan saat wakil Bupati
Toba turun ke lapangan meninjau sarana prasarana pendidikan di desa Sampuara, Kecamatan Uluan."Sekolah ini jauh dan terpencil di pinggiran Danau
Toba dan akses jalan ke sekolah ini medannya cukup sulit tapi kita akan berkoordinasi kepada SPPG terdekat bagaimana kebijakan yang bisa mereka lakukan supaya di sekolah ini bisa mendapat
MBG", ujar Wabup
Toba Audi Murphy O Sitorus, Selasa (19/05/2026).
Sangat disayangkan jika pendistribusian
MBG yang tidak merata di
KabupatenToba utamanya kepada sasaran yang sangat prioritas belum juga tersalurkan."Kita yakin anak-anak di sekolah ini pasti sangat menginginkan itu dan sangat bermanfaat karena kita lihat juga dari tingkat kesejahteraan masyarakat yang ada disini. Itu prioritas kita akan segera berkoordinasi dengan SPPG terdekat di kecamatan Uluan", tegasnya.
Fakta belum tersalurkannya
MBG kepada ratusan penerima manfaat yang ada di Kecamatan Uluan dibenarkan Camat Uluan."Terkait
MBG di Kecamatan Uluan, ada dua desa Sampuara dan Parik yang belum menerima
MBG dan kita sudah koordinasi dengan SPPG di Lumban Holbung.
Menurut mereka karena ini daerah terpencil mungkin akan dibuatkan dapur khusus di wilayah ini supaya bisa menjangkau pendistribusian. Namun persyarakat terkait hal itu bukan kewenangan kita, mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti", pungkas Camat Uluan Juni Hammas Butar-butar saat mendampingi Wabup
Toba di SD Negeri 177679 Panamean, Kecamatan Uluan.(Des)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News