Rabu, 16 September 2026

Pemuda Medan Butuh Arah Bukan Janji, DPD KNPI Kota Medan Soroti Kegagalan Pemko Medan Merangkul Pemuda dan Menata Kota

Darmanto - Rabu, 20 Mei 2026 11:44 WIB
Pemuda Medan Butuh Arah Bukan Janji, DPD KNPI Kota Medan Soroti Kegagalan Pemko Medan Merangkul Pemuda dan Menata Kota
Sudarmanto
Medan |sumut24.co -

Baca Juga:

Memperingati 118 tahun Hari Kebangkitan Nasional, semangat Boedi Oetomo untuk menyatukan pemuda dalam membangun bangsa kembali digaungkan. Namun di Kota Medan, semangat itu kami nilai belum tercermin, terutama dalam berbagai pengambilan kebijakan.


Karenanya, kami menilai Pemko Medan gagal menjalankan peran strategisnya dalam merangkul potensi pemuda dan menata pembangunan kota Medan secara menyeluruh.


Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa dimulai dari kesadaran pemuda. Sayangnya, di Medan hari ini pemuda justru merasa diabaikan. Ruang partisipasi minim, program kepemudaan jalan di tempat, dan komunikasi antara Pemko Medan dengan komunitas pemuda putus.


1. Kegagalan Merangkul Pemuda

Pemko Medan belum menghadirkan ekosistem yang memberi ruang nyata bagi pemuda untuk berkontribusi. Banyak program hanya bersifat seremonial, tanpa keberlanjutan dan tanpa keterlibatan aktif komunitas, organisasi kepemudaan, dan wirausahawan muda lokal. Akibatnya, energi pemuda Medan tidak tersalurkan untuk pembangunan kota medan.


2. Kegagalan Menata Pembangunan Kota Medan di Setiap Sektor


Dari tata ruang, infrastruktur, pendidikan vokasi, hingga ekonomi kreatif, perencanaan pembangunan kota medan dinilai tidak terintegrasi dan tidak berpihak pada kebutuhan generasi muda. Kemacetan, minimnya ruang publik produktif, Tingginya tingkat Kriminalitas dan rendahnya dukungan terhadap inovasi pemuda menjadi bukti nyata lemahnya arah kebijakan.


Kota yang besar bukan hanya yang banyak proyek fisiknya, tapi yang mampu menjadikan pemudanya sebagai subjek pembangunan. Jika Pemko terus gagal melihat ini, maka Medan akan terus kehilangan generasi terbaiknya.


Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 harus dijadikan titik evaluasi serius. Pemko Medan perlu membuka dialog terbuka dengan pemuda, menyusun peta jalan pembangunan yang melibatkan Pemuda itu sendiri, dan menghentikan pendekatan top-down yang tidak lagi relevan.


Bangkitnya Medan tergantung pada seberapa serius kita menaruh pemuda di pusat kebijakan. Tanpa itu, peringatan 20 Mei hanya akan jadi seremoni tahunan tanpa makna.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Darmanto
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga
Peringati Maulid Nabi, Wali Kota Medan Ajak Forum Minang Sati dan Warga Meneladani Sifat Rasulullah SAW
Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat
Pemko Medan Percepat Sertifikasi 200 Aset, Sinkronisasi Data Pertanahan dengan BPN
El Barino Shah SH Minta APH Dalami Dugaan Jual Beli Proyek di Perkimcikataru Medan
APBD Kota Medan 2027 Disepakati Sebesar Rp6,98 Triliun Lebih
komentar
beritaTerbaru