Teguh Santosa: Prabowo dapat Jadi Juru Damai Korut-Korsel
Teguh Santosa Prabowo dapat Jadi Juru Damai KorutKorsel
kota
Baca Juga:
Dalam upacara tersebut, Wabup tampil mengenakan pakaian adat Jawa dan bertindak sebagai inspektur upacara. Ia juga membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed, di hadapan peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, para guru, pelajar, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sergai.
Dalam amanat yang dibacakan, Menteri Pendidikan menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses yang dilakukan dengan penuh ketulusan untuk memanusiakan manusia, sekaligus mengembangkan potensi dan karakter peserta didik secara menyeluruh.
"Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti dari proses pendidikan adalah memuliakan," demikian kutipan pidato yang disampaikan Wabup Sergai.
Lebih lanjut, pendidikan nasional disebut berlandaskan nilai-nilai yang telah dirintis oleh Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh. Nilai tersebut menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berakhlak mulia.
Dalam pidato tersebut juga dipaparkan sejumlah kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang bertujuan menciptakan proses belajar yang lebih bermakna dan efektif di dalam kelas, sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional.
Selain itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai program, seperti pemberian beasiswa, pelatihan, serta peningkatan kesejahteraan guru. Penciptaan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif juga menjadi perhatian, termasuk upaya pencegahan perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Penguatan literasi dan numerasi, serta pengembangan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) turut menjadi fokus utama. Pemerintah juga berupaya memperluas akses pendidikan agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui pembelajaran jarak jauh dan pendidikan inklusif.
Di akhir pidato, Menteri Pendidikan mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata bagi semua. Hal tersebut, menurutnya, dapat dicapai melalui tiga kunci utama, yakni pola pikir maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas. (Fani)
Teguh Santosa Prabowo dapat Jadi Juru Damai KorutKorsel
kota
Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para peserta BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 untuk menjun
kota
sumut24.co MedanPT Bank Sumut menggelar acara Akad Massal KPR Sejahtera Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perum
Umum
SMP dan SMA AlAmjad Masuk Jajaran Sekolah Berprestasi Nasional Versi PuspresnasMedansumut24.co SMP AlAmjad dan SMA AlAmjad mencatatkan p
News
Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran
kota
Ketum PP PNPI Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945
kota
Wabup Madina Ikut Penerbangan Pertama Wings Air Rute KNOJHN
kota
MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri
kota
Tak Berkutik! Puluhan Minuman Beralkohol Disita Saat Polisi Razia Kafe di Padang Lawas
kota