Jumat, 04 September 2026

Wabup Atika Resmikan Kantor Cabang Mizan Haromaen, Travel Umrah di Madina Diminta Pastikan Legalitas

Administrator - Jumat, 04 September 2026 16:20 WIB
Wabup Atika Resmikan Kantor Cabang Mizan Haromaen, Travel Umrah di Madina Diminta Pastikan Legalitas
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meresmikan Kantor Cabang PT Mizan Haromaen di Jalan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (Lingkar Timur), Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kamis (3/9/2026).

Peresmian tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina terhadap berkembangnya layanan perjalanan ibadah umrah di daerah. Namun, di tengah pertumbuhan bisnis travel umrah, pemerintah juga mengingatkan pentingnya kepastian legalitas dan perlindungan bagi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Atika mengatakan kehadiran Pemkab Madina dalam peresmian kantor tersebut menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha travel yang memberikan layanan kepada masyarakat.

"Kami yakin travel ini amanah untuk memfasilitasi jemaah yang akan melaksanakan umrah," ujar Atika.

Menurutnya, keberadaan biro perjalanan umrah di Madina diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga ikut mendukung perkembangan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Atika juga mendorong seluruh agen perjalanan umrah di Madina untuk memanfaatkan keberadaan Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (JHN) di Kecamatan Bukit Malintang.

Menurut Atika, keberadaan bandara tersebut seharusnya dapat menjadi bagian dari upaya memangkas waktu perjalanan sekaligus menekan biaya yang harus dikeluarkan masyarakat.

Ia menyebutkan manajemen Lion Air telah menyepakati skema penyesuaian tarif penerbangan sehingga biaya perjalanan diharapkan menjadi lebih terjangkau.

"Dengan skema ini, waktu tempuh perjalanan jemaah jauh lebih singkat. Ongkosnya juga akan ditekan agar lebih terjangkau masyarakat," katanya.

Pemanfaatan Bandara JHN, lanjut Atika, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekosistem perjalanan umrah di Madina. Tidak hanya bagi calon jemaah, tetapi juga bagi pelaku usaha perjalanan dan sektor ekonomi lainnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Madina Ahmad Zainul Khobir kembali mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memilih biro perjalanan saat hendak melaksanakan ibadah umrah.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul adanya kasus jemaah umrah yang terlantar di Bandara Kualanamu beberapa waktu lalu.

Khobir mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah pemeriksaan, termasuk menelusuri status perizinan sejumlah perusahaan perjalanan umrah yang beroperasi di wilayah Madina.

"Dari hasil penelusuran, ada sejumlah perusahaan yang belum memiliki legalitas," ungkapnya.

Meski demikian, Khobir mengatakan pihaknya untuk sementara belum mempublikasikan nama-nama perusahaan tersebut. Hal itu dilakukan sesuai arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara.

Kemenhaj Madina, kata dia, juga akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap proses pemberangkatan jemaah umrah.

"Kami akan turun langsung dalam setiap pemberangkatan jemaah umrah untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan," katanya.

Khobir mengimbau masyarakat yang berencana melaksanakan ibadah umrah untuk memastikan biro perjalanan yang digunakan memiliki izin resmi.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko persoalan administrasi, keberangkatan, akomodasi, maupun layanan jemaah selama perjalanan.

"Kami nanti akan mengumumkan daftar travel umrah yang memiliki izin melalui media massa," ujarnya.

Dengan adanya daftar tersebut, masyarakat diharapkan dapat memiliki informasi yang lebih jelas sebelum menentukan biro perjalanan yang akan digunakan.

Penasihat PT Mizan Haromaen, Ahyar Siregar, mengatakan kehadiran perusahaan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada bisnis.

Menurutnya, perusahaan ingin mengambil bagian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Madina yang ingin melaksanakan ibadah umrah.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang PT Mizan Haromaen H. Muhammad Nasir Nasution menjelaskan perusahaan tersebut telah menjalankan aktivitas operasional selama kurang lebih dua tahun.

Ia mengatakan peresmian kantor baru dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan ketentuan yang berlaku terkait keberadaan kantor resmi biro perjalanan.

"Peresmian kantor ini merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban perusahaan terhadap aturan yang ada untuk memiliki kantor resmi," ujar Nasir.

Ia menjelaskan sebelumnya PT Mizan Haromaen telah memiliki kantor cabang. Namun, kantor tersebut dinilai belum memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.

"Sebelumnya kami sudah punya kantor cabang, tetapi belum sesuai ukuran. Hari ini kami meresmikan kantor yang sudah sesuai dengan ketentuan Kemenhaj," katanya.

Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Madina, di antaranya Asisten Administrasi Umum Lismulyadi Nasution, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Parlin Lubis, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Rahmad Hidayat Dalimunthe, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Khairunnida, serta Kabag Kesra Rahmad Hidayat S.Sos.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
Wabup Madina Tekankan Pengelolaan TNBG Harus Selaras dengan Kepentingan Masyarakat
Wabup Pakpak Bharat Hadiri HUT Bhayangkara Ke 80
Wabup Menghadiri Pisah Sambut Kepala BPN Pakpak Bharat
Wagub Jihan Dorong PJ91 Wujudkan Semangat Bersatu, Berbaur, dan Berdampak
komentar
beritaTerbaru