sumut24.co -TANJUNGBALAI, Pemerintah
Kota Tanjungbalai mengikuti kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) dan advokasi penilaian kabupaten/kota pangan aman tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Rabu (8/4/2026).
Baca Juga:
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapperida
Tanjungbalai ini dihadiri Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung yang mewakili wali kota.Forum tersebut membahas review standar pelayanan publik sekaligus penguatan komitmen dalam mewujudkan keamanan pangan di daerah.
Nurmalini mengatakan,
Tanjungbalai dipercaya menjadi salah satu perwakilan dalam penilaian kabupaten/kota pangan aman tahun 2026. Karena itu, pemerintah daerah menyiapkan langkah strategis melalui kolaborasi lintas sektor."Pemko
Tanjungbalai berkomitmen mendukung penuh kegiatan ini dengan melibatkan OPD terkait seperti Bapperida, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan," kata Nurmalini.
Ia menjelaskan, berbagai program telah disusun untuk menjamin keamanan pangan, mulai dari perencanaan pembangunan yang terintegrasi hingga inovasi di sektor pangan.Menurut dia, upaya tersebut penting untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan makanan yang aman dan sehat.
"Kami ingin menciptakan generasi yang berkualitas melalui jaminan pangan yang aman," ujarnya.Melalui kegiatan ini, Pemko
Tanjungbalai berharap sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun sistem pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Program kabupaten/kota pangan aman sendiri merupakan upaya menjamin keamanan pangan dari hulu ke hilir (farm to table) yang melibatkan berbagai pihak secara komprehensif.(eko)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News