KEMENTERIAN INVESTASI DAN HILIRISASI/BKPM SAMBUT BAIK INVESTASI WALOVI DI INDONESIA
JAKARTA Pasar minuman herbal Indonesia kembali mendapat perhatian dari perusahaan besar asal Tiongkok. Guangzhou Pharmaceutical Holdings L
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.CO
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Melalui Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN), petugas menggerebek sebuah rumah di Jalan PWI Gang Gitar 6, Kec.Percut Sei Tuan, Kab.Deli Serdang, Rabu (26/08/26) kemarin.
Dalam penggerebekan ini, Polisi menangkap seorang IRT yang jadi bandar, 5 pria yang satu diantaranya merupakan pengedar, serta menyita 40 paket sabu siap edar.
Operasi tersebut merupakan bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, bersama seluruh Perwira Satresnarkoba Polrestabes Medan.
Penggerebekan, dilakukan di sebuah rumah yang berdasarkan informasi warga selama ini kerap jadi tempat transaksi dan penggunaan narkoba. Praktek jual beli narkoba, bahkan berjalan selama 24 jam non stop.
"Penggerebekan kami lakukan di satu rumah, ini jadi tempat jual beli narkoba berdasarkan informasi masyarakat," ungkap Rafli, Sabtu (29/08/26) pagi.
Dari rumah yang jadi target, Polisi kemudian meringkus seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) SN (30) yang jadi bandar narkotika jenis sabu. Petugas, juga meringkus MF (49) yang jadi pengedar, serta menangkap empat pria lainnya yakni WH (29), AL (20), JL (25), dan SL (26) yang merupakan pengguna narkoba.
"Total kami tangkap 6 orang, 1 merupakan IRT yang berperan sebagai bandar, 1 pria sebagai pengedar, dan 4 lainnya merupakan pengguna," tambah Rafli.
Dari lokasi penggerebekan, petugas kemudian menyita sejumlah barang bukti yang jumlahnya cukup fantastis. Terdapat 40 paket sabu siap edar, ratusan plastik klip, puluhan bong, senjata tajam, dan sejumlah uang hasil penjualan narkoba.
"Kami temukan barang bukti yang cukup banyak, ada 40 paket sabu siap edar, ada juga senjata tajam yang kami duga ini memang disiapkan untuk menyerang petugas," ungkap Rafli.
Agar praktek serupa tidak terulang, lapak narkoba yang berada di dalam rumah kemudian dihancurkan. Polisi, juga akan melakukan pengawasan di lokasi penggerebekan bersama pemerintah daerah setempat. Jika nantinya praktek serupa kembali terulang, maka penggerebekan serupa akan dilakukan.
"Tempat ini akan kami awasi, dan penggerebekan serupa akan kami lakukan jika kembali ditemukan praktek jual beli narkoba. Pelaku narkoba bisa saja berpindah tempat, namun kami pastikan akan kami ungkap untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa," pungkas Rafli.(W05)
FOTO:
JAKARTA Pasar minuman herbal Indonesia kembali mendapat perhatian dari perusahaan besar asal Tiongkok. Guangzhou Pharmaceutical Holdings L
News
Pubukpakam Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap neneknenek yang di kriminalisasi dilanjutkan di Pengadilan Negeri Lubuk
Hukum
Rumah Jadi Kedok, Narkoba Jadi Bisnis "IRT" Bandar Narkoba Diciduk Sat Narkoba Polrestabes Medan
News
sumut24.co ASAHAN, Kecepatan dan ketepatan menjadi kunci keberhasilan Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan dalam membongkar k
News
sumut24.co ASAHAN, Kecepatan dan ketelitian penyelidikan kepolisian kembali membuahkan hasil. Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polres A
News
Rp95 Juta Dana Agen BRILink Dibekukan BRI Unit Limapuluh, Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Hukumnya
News
Meriahkan HUT ke81 RI, DSILS dan BMRS Gelar Latihan Gabungan Merah Putih
Sport
KONI Padangsidimpuan siap suksesi Porprovsu 2026 di Medan
Sport
sumut24.co MAGELANG, PT PLN (Persero) melalui kegiatan Harmonizing Stakeholders memberikan apresiasi kepada unitunit PLN yang berhasil men
News
sumut24.co Labuhanbatu, Laporan Kepala Puskesmas Tanjung Haloban Susiani, S,KM di Polres Labuhanbatu tentang dugaan pencemaran nama baiknya
News