Beasiswa SEMESTA 2026 Dibuka: Kuliah S1 Gratis dan Langsung Kerja bersama SEVIMA Tech Careers Academy
SURABAYA Tak sedikit masyarakat ingin menempuh jenjang kuliah. Namun bterdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Tahun 2025, satu
News
Baca Juga:
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
BENCANA banjir bandang yang menimpa Aceh dan Sumatera Barat pada hakikatnya bukan bencana alam namun bencana yang dibuat oleh manusia sendiri.
Banyak pihak mulai dari rakyat jelata sampai ke pemerintah daerah bahkan Dewan Perwakilan Rakyat maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutaanan sepakat dalam pernyataan bahwa banjir bandang terjadi bukan berasal dari laut tetapi turun dari gunung berupa lumpur akibat hutan
sudah gundul dibabat habis oleh manusia.
Namun konsesi babat hutan terus menerus secara berkelanjutan diberikan kepada para pengusaha baik yang senior maupun junior bergaya hit and run atau lebih tepatnya tebang-lari tanpa bertanggung jawab atas reboisasi yang sebenarnya mutlak
merupakan kewajiban bagi para pengusaha hasil hutan.
Bahwa Bareskim menemukan batang-batang kayu yang digergaji ikut terhanyut di banjir Aceh merupakan bukti bahwa malapetaka banjir bandang bukaan bencana alam namun bencana buatan manusia.
Sudah banyak masyarakat adat protes terhadap pembabatan hutan berkelanjutan namun fakta membuktikan bahwa pembabatan hutan alih-alih berkurang malah bertambah kuantitas maupun kualitas.
Setelah terbukti Aceh dilanda banjir bandang akibat babat hutan lekas kendali maka kini tiba giliran masyarakat adat Papua protes.
Mereka menggaungkan kekhawatiran apabila konsesi babat hutan tanpa henti terus menerus diberikan keoada para pengusaha yang sama sekali tidak peduli amanat
penderitaan rakyat maupun agenda pembangunan berkelanjutan maka tidak
tertutup kemungkinan di mana bencana banjir juga akan terjadi di Papua.
Masyarakat adat Kalimantan termasuk di sekitar kawasan IKN sedang dibangun juga memiliki kekhawatiran serupa dengan masyarakat adat Papua.
Maka saya teringat pada ajaran Gus Dur yang diwariskan kepada saya ketika saya nyantrik pada beliau. Ajaran Jihad al Nafs tentang perjuangan menaklukkan hawa nafsu keserakahan diri sendiri. Demi menghindari kesan menggurui maka dalam menunaikan Jihad al Nafs, saya mulai dari diri saya sendiri.
Andaikata saya mau dan mampu menunaikan Jihad Al Nafs sebagai perjuangan menaklukkan hawa nafsu keserakahan diri saya sendiri kemudian disusul para pengusaha hasil hutan, maka dapat diharapkan bencana banjir bandang akibat deforestasi tidak akan terjadi di Tanah Air Udara tercinta kita bersama ini. Rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SURABAYA Tak sedikit masyarakat ingin menempuh jenjang kuliah. Namun bterdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Tahun 2025, satu
News
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa seleksi wawancara calon peserta Program Pelatihan Vokasi Nasional
Info
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara Program Magang Nasional (Mag
News
Pesan Resmi Presiden IPC Menandai Peringatan Satu Tahun 100 CTFP (100 Celebrities Talk for Para Athletes
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat olahraga sebagai energi ba
kota
sumut24.co MedanSatuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan menghadirkan mobil layanan SIM Keliling di arena Pekan Raya Sumatera Utar
Umum
Wali Kota diwakili Sekda membuka kegiatan Siantar Car Free Day di kawasan Lapangan Adam Malik
kota
Wali Kota membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di UPTD SD Negeri 122332
kota
Bupati Paluta Buka MPLS 2026, Titip Pesan Datang ke Sekolah dengan Mimpi Besar, Pulang Membawa Prestasi
kota
KBPA Surati Jaksa Agung, Beri Dukungan Moral,Tetap Jaga Profesionalisme dan Integritas
kota