sumut24.co -PAKPAK BHARAT, Curah hujan ekstrem yang terus mengguyur Kabupaten
Pakpak Bharat selama lebih dari tiga minggu, menyebabkan gangguan serius pada akses transportasi yang menghubungkan Desa, kecamatan.
Baca Juga:
Pantauan SUMUT24.co, pada hari ini jumat (19/12) di Desa Perduhapen Kecamatan Kerajaan menemukan Enam titik tanah longsor menimbun badan jalan umum Desa perduhapen menuju pusat Kabupaten
Pakpak Bharat Lempuh,
Tanah longsor yang menutup penuh bahu jalan menyebabkan kendaraan roda empat maupun roda dua tidak dapat dilaluin masyarakat..Kepala Desa Perduhapen Sahmadi Bancin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa tanah longsor terjadi di jalur umum desa tepatnya di kawasan bawah permukiman masyarakat desa Perduhapen Satu titik parah, serta Dusun Uruk Bellang Dusun Dua Ada Lima Titik.
Material tanah longsor menutup badan jalan, sehingga sampai saat ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah(
BPBD) kabupaten
Pakpak Bharat beserta Perangkat desa ikut serta pembersihan jalan tersebut, mudah - mudahan Dengan jumlah titik tanah longsor bisa diselesaikan pada hari ini pungkas kades.Sementara itu, Kasi Tantibum kecamatan Kerajaan Berutu bersama tim
BPBD Pakpak Bharat dan Kepala Desa Perduhapen, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Dalam hitungan jam, alat berat berhasil menyingkirkan timbunan tanah sehingga jalur umum desa Perduhapen kembali dilaluin masyarakat.
"Meski jalan ini telah bisa dilaluin mengimbau agar warga tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu, Kami minta kepada masyarakat desa perduhapen dan sekitarnya berhati-hati. Bila tidak ada kepentingan mendesak, lebih baik tetap berada di rumah sampai cuaca benar-benar membaik," pesannya.
Hingga berita ini terbitkan akses jalan Dusun Dua Uruk Bellang masih tahap pembersihan(rbm)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News