Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Baca Juga:Batubara|Sumut24.co
Meski jarak Indonesia dengan Palestina terbentang ribuan kilometer, semangat kepedulian tetap hidup di hati para pelajar MTsN Batubara. Madrasah ini menunjukkan solidaritas kemanusiaan dengan menyalurkan donasi sebesar Rp22.555.000 yang dihimpun dari 915 siswa dan 80 guru, melalui Dompet Dhuafa Waspada.
Bersamaan dengan itu, MTsN Batubara juga turut menggelar kegiatan roadshow dongeng yang dibawakan oleh Kak Ade Bolang dengan mengangkat cerita kemanusiaan.
Kepala Madrasah MTsN Batubara, Asyari, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang penggalangan dana, tetapi juga tentang pendidikan karakter dan kepedulian lintas batas.
"Alhamdulillah hari ini di MTsN Batubara telah melaksanakan kegiatan penggalangan dana dari seluruh guru dan siswa sebesar Rp22.555.000 untuk disalurkan ke saudara-saudara kita di Palestina melalui Dompet Dhuafa Waspada," ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa lewat kegiatan ini bisa menanamkan nilai kemanusiaan bagi anak didik.
"Hari ini juga para siswa MTsN Batubara berkumpul untuk belajar kepedulian. Saudara-saudara kita di Palestina sedang menghadapi ujian yang sangat berat. Mereka kehilangan rumah, keluarga, bahkan banyak anak yang tidak bisa lagi sekolah, bermain, atau merasakan kenyamanan seperti yang kita nikmati hari ini."
Asyari menegaskan, meski tak dapat hadir langsung di tanah Palestina, para siswa tetap bisa menyalurkan empati lewat doa dan donasi.
"Kita memang jauh, kita tidak bisa berangkat langsung ke Palestina. Tetapi, kita bisa menunjukkan rasa peduli kita dengan doa dan donasi. Sedekah bukan tentang besar atau kecilnya jumlah. Sedekah adalah tentang ketulusan hati. Uang kecil yang sudah kita sisihkan dengan ikhlas, insya Allah akan menjadi cahaya dan pertolongan bagi saudara kita di Palestina," imbuhnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh siswa dan guru yang telah terlibat dalam aksi kemanusiaan ini.
"Kami bangga bahwa siswa-siswi di madrasah ini bukan hanya cerdas dalam pelajaran, tetapi juga punya hati yang mulia. Semoga melalui donasi kecil ini, kita ikut merasakan penderitaan mereka, dan semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda," ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas dukungan MTsN Batubara. "Dukungan dari lembaga pendidikan seperti ini sangat berarti bagi perjuangan kemanusiaan di Palestina. Terima kasih kepada MTsN Batubara yang telah mengamanahkan donasi melalui Dompet Dhuafa. Ini menjadi bukti bahwa kita tidak pernah lupa dengan Palestina," katanya.
Adapun bantuan terbaru yang disalurkan Dompet Dhuafa digulirkan kepada para pengungsi Palestina di Yordania yang saat itu bergabung dalam rombongan Global Sumut Flotilla. Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa hadir di Camp Sukna, kawasan yang menjadi tempat tinggal sekitar 50 ribu pengungsi asal Palestina untuk menyalurkan makanan siap saji, bahan pokok, serta layanan kesehatan melalui program Mobile Clinic.
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News