sumut24.co -
Padangsidimpuan, Aliansi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (
GMNI) Cabang Kota
Padangsidimpuan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor
DPRD Kota
Padangsidimpuan, Jalan Sudirman, Kelurahan Kantin, Kecamatan
Padangsidimpuan Utara, Rabu (3/9/2025).
Baca Juga:
Aksi ini berlangsung tertib dengan jumlah massa sekitar 35 orang, dipimpin oleh Ketua
GMNI Kota
Padangsidimpuan, Fahmi Yahya Damanik, dan Sekretaris Cabang, Saringan
Dini Eriza.Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan yang mewakili aspirasi rakyat, mulai dari desakan pengesahan RUU Perampasan Aset, penolakan kenaikan tunjangan DPR yang dianggap menyakiti hati masyarakat, hingga permintaan pembangunan saluran irigasi di Kecamatan Batunadua.
Polres
Padangsidimpuan menurunkan 63 personel untuk mengawal jalannya aksi. Sejumlah perwira ditunjuk sebagai koordinator pengamanan, di antaranya: AKP Kenborn Sinaga, S.H. (Kasi Humas) selaku Koordinator, IPDA Agus Salim Pane (KBO Sat Samapta) selaku Padal, AKP Sulaiman Rangkuti (Kasat Binmas) selaku Padal Pam Nego, IPTU Ahmad Edi Sitompul, S.H. (KBO Sat Intelkam) selaku Padal Pam Tup, IPDA Fithri Adi, S.H. (Kanit Idik IV Sat Reskrim) selaku Padal Pam Gakkum, IPDA Andi Situmorang (Kanit Turjagwali Sat Lantas) dan IPDA Roy Rumapea, S.H. (Kanit Gakkum Sat Lantas) selaku Padal Pam Lalin, AKP Bottor Lumbangtobing (Kasi Propam) selaku Padal Pam Pers.Sejak apel persiapan, personel pengamanan sudah diingatkan untuk bertindak humanis, tidak represif, serta memastikan keamanan massa aksi tetap terjaga.
Sekitar pukul 14.40 WIB, massa
GMNI bergerak dari titik kumpul Alaman Bolak menuju Kantor
DPRD dengan berjalan kaki (long march) dan mendapat pengawalan dari Sat Lantas.Setiba di depan kantor
DPRD pada pukul 14.50 WIB, massa langsung melakukan orasi yang menekankan bahwa aksi ini murni aksi damai. Bahkan, pihak
GMNI turut mengucapkan terima kasih kepada Polres
Padangsidimpuan karena telah mengawal jalannya aksi dengan tertib.
Puncak kegiatan terjadi saat perwakilan
DPRD Kota
Padangsidimpuan, yang dipimpin oleh Ketua
DPRD Sri Fitrah Munawaroh Nasution, S.Ak., menerima langsung aspirasi mahasiswa.
DPRD menyatakan siap menyampaikan tuntutan
GMNI ke DPR RI, termasuk pengawalan terkait pembangunan saluran irigasi di Batunadua.Setelah penandatanganan berita acara penyerahan tuntutan, massa
GMNI melakukan foto bersama anggota
DPRD sebagai simbol kesepahaman.
Aksi kemudian ditutup pada pukul 15.50 WIB dengan damai.
Kapolres
Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., yang turut hadir mendampingi jalannya aksi menegaskan bahwa Polres berkomitmen untuk memberikan pengamanan secara humanis."Kami memastikan pengamanan aksi unjuk rasa hari ini berjalan tertib dan damai. Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan mengawal aspirasi masyarakat agar dapat tersampaikan dengan baik tanpa ada tindakan represif," ujar Kapolres.
Beliau juga menambahkan bahwa aspirasi mahasiswa adalah bagian dari demokrasi, sehingga perlu dihormati selama dilakukan secara damai.(zal)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News