Jumat, 02 Oktober 2026

Hendra J Kede Ungkap Trend Usia Ketum PWI: Dulu Maksimal Kepala 5 Kini Makin Senior

Administrator - Kamis, 07 Agustus 2025 21:44 WIB
Hendra J Kede Ungkap Trend Usia Ketum PWI: Dulu Maksimal Kepala 5 Kini Makin Senior
Istimewa

JAKARTA – Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Hendra J Kede, menyoroti tren usia para Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari masa ke masa. Ia mencatat, selama masa Orde Lama, Orde Baru, hingga dua dekade awal era Reformasi, para Ketua Umum PWI umumnya terpilih saat masih berusia muda—bahkan banyak yang masih di kepala dua dan tiga.

Baca Juga:

"Baru sejak 2018, kita menyaksikan Ketua Umum PWI terpilih saat berusia kepala enam. Ini tentu menarik dan layak jadi bahan refleksi menjelang Kongres Persatuan PWI akhir Agustus 2025," ujar Hendra, Rabu (7/8).

Ia menyampaikan, daftar lengkap Ketua Umum PWI menunjukkan bahwa usia muda atau usia produktif pernah menjadi kekuatan organisasi. Misalnya, Usmar Ismail terpilih sebagai Ketum PWI saat berusia 26 tahun, T. Sjahril saat 32 tahun, Mahbub Djunaidi pada usia 32 tahun, hingga Harmoko yang menjabat saat berumur 34 tahun.

"Artinya, regenerasi dan keberanian memberi ruang bagi yang muda pernah menjadi ciri khas PWI. Itu warisan yang layak dikaji ulang oleh para pemilik suara dalam kongres mendatang," kata Hendra.

Berikut sejumlah contoh usia Ketum PWI saat terpilih:

* Soemanang SH: 38 tahun (1946)
* Usmar Ismail: 26 tahun (1947)
* Djawoto: 44 tahun (1950)
* T. Sjahril: 32 tahun (1953)
* BM Diah: 53 tahun (1970)
* H. Rosihan Anwar: 48 tahun (1970)
* Harmoko: 34 tahun (1973)
* Atang Ruswita: 50 tahun (1983)
* Zoelhanrman: 50 tahun (1983)
* H. Sofyan Lubis: 52 tahun (1993)
* H. Margiono: 49 tahun (2008)
* Atal S Depari: 64 tahun (2018)
* Hendry Ch Bangun: 65 tahun (2023)

Menurut Hendra, informasi ini penting agar para pemilik suara bisa menjadikan sejarah sebagai bahan pertimbangan. "Penting bagi kita semua untuk merenungkan: apakah regenerasi masih menjadi bagian dari semangat organisasi kita?" ujarnya.

Ia menegaskan, data ini disusun dari berbagai sumber seperti Google, Wikipedia, dan buku sejarah pers Indonesia.

"Ini bukan soal usia semata, tapi soal energi, pembaruan, dan keberlanjutan," tutup Hendra.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bekerjasama dengan Dewan Pers, PWI Sumut akan Gelar UKW 8 Oktober
Amrizal SH,MH : Saya Tidak Mencalonkan Diri Sebagai Calon Ketua PWI Sumut
Kerja Sama Diperpanjang, Seluruh Anggota PWI Dicover Asuransi, Ini Hasilnya
Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas, Farianda, Rianto hingga Austin Tumengkol Adu Kekuatan
Jelang Pesta Demokrasi Konferensi PWI Sumut, Panitia Gelar Rapat Persiapan
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Hairul Iman "Jangan Mendahului Keputusan Forum
komentar
beritaTerbaru