Polsek Medan Area Tangkap 2 Pengedar Narkoba Gang Jati Tunggu Pasien, Sabu Dibuang ke Selokan
Polsek Medan Area Tangkap 2 Pengedar Narkoba Gang JatiTunggu Pasien, Sabu Dibuang ke Selokan
kota
Baca Juga:
"Sepekan ini jadwal saya sangat padat, terutama menyangkut pembahasan bersama kementerian terkait upaya pengembalian kawasan TNTN. Namun, insyaallah saya akan hadir pada puncak HUT JMSI di Kuansing," ujar Gubri.
Dalam kesempatan itu, Gubri juga menyambut baik rencana pemberian PIN Emas JMSI Award 2025, penghargaan tertinggi dari JMSI Riau, sebagai bentuk apresiasi atas perannya dalam mendorong keterbukaan informasi dan kemajuan industri media siber di Riau.
Audiensi turut dihadiri sejumlah pengurus JMSI Riau, antara lain Ketua Panitia Musda dan HUT Zulpen Zuhri yang juga direktur LKBA JMSI pusat bersama Utama Batu Bara Bidang Jurnalistik Berkualitas JMSI pusat, Wakil Ketua Bidang Pendidikan JMSI Riau Fakhrunnas MA Jabar, Ketua Bidang Pendidikan Luzi Diamanda, dan Ketua Bidang Kesejahteraan Yandes Maksus.
Di hadapan pengurus JMSI, Gubernur Wahid memaparkan perkembangan penanganan kawasan TNTN seluas 70 ribu hektare yang selama ini telah beralih fungsi menjadi kebun sawit oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Lingkungan (LH) kini tengah menyusun skema relokasi bagi masyarakat yang terdampak.
"Solusi relokasi sedang kita rumuskan. Rencananya lahan pengganti akan disiapkan di Kabupaten Kampar, untuk masyarakat terdampak TNTN. Namun perlu ditegaskan, tidak ada ganti rugi bagi cukong yang merusak hutan TNTN," tegas Gubri.
Sementara itu, Zulpen Zuhri menyampaikan apresiasi atas dukungan dan rencana kehadiran Gubernur di tengah padatnya agenda pemerintahan.
"Alhamdulillah, kami berterima kasih atas perhatian dan komitmen Bapak Gubernur. Pada puncak perayaan nanti, JMSI Riau akan menganugerahkan PIN Emas sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas dedikasi beliau terhadap kemerdekaan pers dan media siber di Riau," kata Zulpen.
Komitmen Terhadap Kebebasan Pers
PIN Emas JMSI Riau Award 2025 yang akan disematkan kepada Gubernur Abdul Wahid merupakan simbol pengakuan atas kiprahnya dalam membangun sinergi positif antara pemerintah dan media. Selama masa kepemimpinannya, Abdul Wahid dikenal sebagai sosok yang konsisten mendukung kebebasan pers, literasi digital, serta memperluas ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat melalui media.
Penghargaan ini juga menjadi bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat ekosistem media digital di Riau, serta keberaniannya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.
Dari pengalamannya sebagai legislator di DPRD Inhil, DPRD Riau, hingga DPR RI, Abdul Wahid dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan kebijakan-kebijakan pro-publik dan pro-media, khususnya dalam hal regulasi perlindungan pers dan penguatan media lokal. Rel
Polsek Medan Area Tangkap 2 Pengedar Narkoba Gang JatiTunggu Pasien, Sabu Dibuang ke Selokan
kota
Wabup Padang Lawas Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 100 Perkara di Kejari Sibuhuan, Mayoritas Kasus Narkotika
kota
TNI Amankan 6 Excavator Tambang Emas Ilegal di Batang Natal dan Lingga Bayu Madina, Gebrakan Menjaga Kelestarian Lingkungan
kota
Pengamat Niat Prabowo Jadi Juru Damai Perlu Disertai Kalkulasi Rasional
kota
Membaur di Pekan Rabu, Momen Sisi Humanis Satgas TMMD 127 Kodim 0212/Tapsel di Sangkunur
kota
Hanya Sekali Seminggu, Pekan Simataniari Jadi Saksi Kedekatan Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel dan Warga
kota
Jemari Perkasa Penabur Kasih Kala Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel Memetik Harapan di Ladang Ibu Wardia
kota
Setangkai Cabai, Seikat Singkong, dan Sejuta Kepedulian dari Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel
kota
Di Balik Seragam Loreng, Ada Kepedulian Aksi Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Pulihkan Kamar Mandi Masjid
kota
TanganTangan Tangguh di Balik Lumpur Bakti Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS untuk Masjid Nurul Huda
kota