Pj Sekdaprov Sumut Minta Daerah Percepat Tender BKP, Tegaskan Program Tak Boleh Dialihkan
sumut24.co MedanPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh Pemerintah Ka
kota
Baca Juga:
- Operasi Antik Toba 2026: Polres Asahan Tangkap 85 Tersangka dan Bongkar 69 Kasus Narkotika
- Operasi Antik Toba 2026: Polres Asahan Tangkap 85 Tersangka dan Bongkar 69 Kasus Narkotika
- Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo Membongkar Tabir Disparitas Hukum, Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi
Salah satu nama yang paling mencuat dalam gelombang baru penetapan tersangka ini adalah pengusaha Riza Chalid. Ia disebut sebagai beneficial owner dari PT Navigator Khatulistiwa dan PT Orbit Terminal Merak (OTM), dua perusahaan yang diduga turut terlibat dalam skema penyimpangan pengelolaan minyak.
"Dari hasil penyidikan yang dilakukan secara maraton, tim penyidik menyimpulkan telah diperoleh alat bukti yang cukup untuk menetapkan sebanyak sembilan tersangka," ungkap Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Kamis (10/7).
Selain Riza Chalid, delapan tersangka lainnya antara lain:
AN (Vice President Supply dan Distribusi Pertamina 2011–2015)
HB (Direktur Pemasaran Niaga PT Pertamina 2014)
TN, DS, AS, HW, MH, dan IP (masing-masing belum dirinci perannya oleh Kejagung)
Qohar menyebut para tersangka diduga melakukan berbagai penyimpangan serius dalam proses ekspor-impor minyak dan pemberian kompensasi serta subsidi yang menyebabkan kerugian negara.
Total 18 Tersangka
Dengan penambahan ini, total tersangka dalam kasus yang menyeret elite internal Pertamina dan kalangan swasta tersebut menjadi 18 orang. Sebelumnya, Kejaksaan telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam gelombang pertama, yakni enam pejabat Sub Holding Pertamina dan tiga pihak swasta.
Enam pejabat dari internal Pertamina yang lebih dulu dijerat adalah:
Riva Siahaan (Direktur Utama Pertamina Patra Niaga/PPN)
Sani Dinar Saifuddin (Direktur Optimasi Feedstock & Produk PT Kilang Pertamina Internasional/KPI)
Yoki Firnandi (Direktur PT Pertamina International Shipping)
Maya Kusmaya (Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT PPN)
Edward Corne (VP Trading Operation PT PPN)
Agus Purwono (VP Feedstock Management PT KPI)
Adapun tiga pihak swasta yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka adalah:
Dimas Werhaspati (Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan PT Jenggala Maritim)
Gading Ramadhan Joede (Komisaris PT Jenggala Maritim dan PT Orbit Terminal Merak)
Muhammad Kerry Adrianto Riza (Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa dan anak dari Riza Chalid)
Kerugian Negara Fantastis: Rp193,7 Triliun
Kejaksaan Agung menyebut total kerugian negara dalam kasus ini mencapai angka mencengangkan: Rp193,7 triliun. Rinciannya sebagai berikut:
Kerugian ekspor minyak mentah dalam negeri: Rp35 triliun
Kerugian impor minyak mentah melalui DMUT/Broker: Rp2,7 triliun
Kerugian impor BBM melalui DMUT/Broker: Rp9 triliun
Kerugian pemberian kompensasi (2023): Rp126 triliun
Kerugian pemberian subsidi (2023): Rp21 triliun
Kejagung menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan.
"Kami berkomitmen mengungkap seluruh pihak yang terlibat dan bertanggung jawab dalam kasus ini. Tidak ada yang kebal hukum," tegas Qohar.red/tp.id
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MedanPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh Pemerintah Ka
kota
DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern
kota
"Lantik 23 Pejabat, Wabup Lom Jadikan Amanah Ini untuk Wujudkan Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera"
kota
BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Yang Menyimpan Sabu di Pantai labu
kota
Mahasiswa Magister UNAS Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi
kota
sumut24.co ASAHAN, Hak Guna Usaha (HGU) yang telah melewati masa berlakunya menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat yang dibuka seca
News
Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak KKSU Hati Nurani
kota
Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah
kota
Alisansi CS KERAS Geruduk Kejatisu dan Bakar Foto Walikota, Goklif Manurung Kajati SUMUT SEGERA Periksa & Tangkap Wesly Silalahi Terkait Gu
kota