Menkomdigi Gandeng Anak Muda Medan Jadi Benteng Lawan Kejahatan Siber
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Baca Juga:
Aktivitas penambangan di Desa Siboruon akhirnya berhenti setelah masyarakat Sibuntuon menyoroti dampak galian yang merusak pipanisasi air minum warga.
Hasil galian C dari Desa Sioruon yang diangkut melalui Desa Sibuntuon juga berdampak bagi kesehatan warga sekitar, hasil galian yang diangkut dengan truk menebarkan abu.
Kades Sibuntuon Ronald Siahaan menyampaikan, aktivitas galian C juga berpengaruh terhadap masyarakat utamanya kenyamanan anak-anak di kawasan tersebut saat melintas. Masyarakat bersama pihak BPD Sibuntuon menyepakati untuk menghentikan aktivitas galian C.
"Setelah masyarat desa kita menyuarakan dampak aktivitas galian C melalui media sosial, hal ini menjadi perhatian serius bagi stakeholder terkait. Minggu lalu, kita sudah lakukan rapat bersama BPD dan menyurati kami pemerintah desa," terang Ronald Siahaan saat berada di Desa Sibuntuon, Senin (16/96/2025).
Keputusan bersama itu, lanjut Kades Ronald turut disampaikan ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Pemkab Toba, termasuk juga ke Polres Toba.
"Surat tersebut kami teruskan ke Pemkab Toba dan juga Polres Toba. Sejak saat itu, aktivitas galian C di Siboruon terhenti. Selain itu, kita juga sudah menyampaikan surat imbauan kepada pengusaha," lanjutnya.
Sejumlah alat berat yang berada di lokasi galian, diakui telah dibawa keluar dari lokasi.
"Sejak kejadian tersebut, pengusaha telah membawa keluar seluruh alat berat yang ada di lokasi galian C setelah pengusaha membayar ganti rugi terkait pipanisasi yang rusak akibat akitivitas galian C tersebut, sesuai kesepakatan masyarakat", lanjutnya.
Pipanisasi air bersih masyarakat saat ini telah kembali normal dan dapat digunakan seperti semula.
"Saat ini, aktivitas tersebut telah berhenti total. Terkait pipanisasi sudah beres dan merupakan hasil gotong-royong. Air bersih sudah dapat kembali normal mengalir ke rumah masing-masing warga.
Bila ingin melakukan penambangan, pengusaha dan masyarakat harus duduk bersama dulu. Artinya, kita mesti memikirkan apa dampak adanya galian C yang beroperasi," pungkasnya. (Des)
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
kota
350 Ribu Lebih Postingan, Sihumas Polres Tapsel Tampil Terdepan di Rakernis Humas Polda Sumut
kota
HUT Bhayangkara ke80, Kepedulian Polsek Barumun Sentuh Hati Warga Padang Lawas
kota
Sah! Panguhum Nasution Duduki Kursi Sekda Padang Lawas, Bupati PMA Tekankan Kinerja dan Integritas
kota
Curi HP dan Puluhan Ikat Pinggang, Dua Pelaku Dicokok Tim Resmob Polres Padangsidimpuan
kota
Resmob Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Motor dan HP Sempat Digasak dari Kantor PNM Mekar
kota
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang
kota
Sekda Padangsidimpuan Pimpin Rapat Strategis Penetapan Cagar Budaya, Dorong Pelestarian Warisan Sejarah Daerah
kota
Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP
kota