Kamis, 17 September 2026

Wali Kota Medan Hadiri Rakor KPK, Paparkan Upaya Pemberantasan Korupsi di Daerah

Administrator - Jumat, 02 Mei 2025 01:08 WIB
Wali Kota Medan Hadiri Rakor KPK, Paparkan Upaya Pemberantasan Korupsi di Daerah
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sinergi dan Kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Daerah Wilayah I. Kegiatan tersebut digelar di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Lantai 16, G
Jakarta | S24
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sinergi dan Kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Daerah Wilayah I. Kegiatan tersebut digelar di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Lantai 16, Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta, pada Rabu (30/4/2025).

Baca Juga:

Rakor ini bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Medan didampingi oleh Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Wakil Ketua DPRD H. Zulkarnain, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Bappeda Benny Iskandar, Plt. Kepala Badan Pendapatan T. Roby Chairi, dan Plt. Inspektur Habibi Adhawiyah.

Rico Waas menyampaikan berbagai inisiatif yang telah dijalankan oleh Pemerintah Kota Medan dalam upaya pemberantasan korupsi, di antaranya penerapan sejumlah aplikasi berbasis teknologi seperti:

Aplikasi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG)

Aplikasi Whistleblowing System (WBS)

Aplikasi Saber Pungli

Aplikasi Tempat Konsultasi Pengawasan Intern (Topi Kita), yaitu Klinik Informatif Terpadu dan Aktif yang Berbasis Risiko

"Inspektorat Kota Medan juga telah menindaklanjuti sebanyak 31 pengaduan masyarakat pada tahun 2024. Selain itu, tidak terdapat benturan kepentingan dalam pelaksanaan mutasi jabatan di lingkungan Pemko Medan," terang Wali Kota.

Rico juga menegaskan bahwa dalam aspek pelayanan publik, tidak terdapat kendala berarti, termasuk dalam memenuhi indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) yang ditetapkan oleh KPK.

"Untuk tahun 2024, berdasarkan hasil evaluasi MCP, pemenuhan dokumen dan informasi publik Kota Medan telah mencapai 100%," ungkapnya.

Guna mengoptimalkan capaian tersebut, Pemerintah Kota Medan berkomitmen memperkuat peran Inspektorat, tidak hanya sebagai pengawas dan auditor, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun budaya integritas birokrasi.

"Kami terus memperkuat struktur sumber daya serta sistem kerja Inspektorat agar lebih adaptif, responsif, dan efektif dalam mendukung reformasi birokrasi," tutupnya.s24

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Pematangsiantar terpilih menjadi salah satu peserta KPPD pada Lemhannas RI Angkatan IV Tahun 2026
Hadiri Workshop BPK RI, Wali Kota Tanjungbalai Dorong Penyelesaian Tuntutan Perbendaharaan
Wali Kota Lantik Pengurus DPD LASQI Tanjungbalai, Dorong Generasi Muda Berprestasi Lewat Seni Islami
Buka Bimtek PUG 2026, Wali Kota Mahyaruddin Soroti Kesenjangan Gender Di Tanjungbalai
Produk Warga Binaan Lapas TBA Bakal Dipasarkan Lebih Luas, Wali Kota Tanjungbalai: Siap Kita Dukung
14 Pengunjung Positif Narkoba, PP Tanjungbalai Selatan Desak Wali Kota Tutup Permanen Kito Cafe
komentar
beritaTerbaru