Kamis, 17 September 2026

FP3SU Bongkar Celah Keamanan Graha Mahardika: Maling Berkeliaran, Pengembang Cuma Bisa Minta Maaf?"

Administrator - Kamis, 17 September 2026 11:38 WIB
FP3SU Bongkar Celah Keamanan Graha Mahardika: Maling Berkeliaran, Pengembang Cuma Bisa Minta Maaf?"

​DELI SERDANG — Warga Perumahan Graha Mahardika yang berlokasi di Jalan Utama I, Kampung Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, di ambang keresahan mendalam. Pasalnya, intensitas aksi pencurian di lingkungan perumahan tersebut kian marak dan mengancam keamanan harta serta keselamatan warga. ​Alih-alih mendapatkan solusi pengamanan yang komprehensif, respons dari pihak manajemen pengembang justru dinilai sangat normatif dan terkesan lepas tanggung jawab.
​Menyikapi situasi darurat ini, Ketua Pendiri Forum Pemuda Peduli Pembangunan Sumatera Utara (FP3SU), Wan M. Isa, SH, didampingi Sekretaris Paisal Chairy, SKM, SH yang juga merupakan salah satu warga Kompleks Perumahan Graha Mahardika—langsung angkat bicara. Keduanya dengan tegas mendesak pihak pengembang, PT Perkasa Utama Property, untuk segera merealisasikan pembangunan tembok atau pagar pembatas permanen antara area perumahan dan perkampungan atau masyarakat sekitar.
​"Pembangunan tembok pembatas ini sudah menjadi sebuah urgensi demi memperketat akses keluar-masuk dan menghentikan rentetan aksi pencurian yang meresahkan warga," ujar perwakilan FP3SU.
​Dalih Normatif Pengembang menjadi sorotan dalam ​Menanggapi desakan dan keluhan warga terkait minimnya pengamanan infrastruktur tersebut, pihak pengembang PT Perkasa Utama Property melontarkan tanggapan resmi. Kendati demikian, pernyataan yang disampaikan dinilai publik hanya bersifat normatif dan belum menyentuh substansi tuntutan pengamanan fisik.
​Berikut pernyataan resmi dari pihak pengembang:
​"Kami selaku pengembang, akan selalu berusaha memberikan yang terbaik yang ada di dalam otoritas dan kapabilitas kami kepada pembeli maupun calon pembeli. Tidak pernah ada tindakan dan keputusan kami yang berintensi untuk merugikan pembeli."
​"Kami juga tidak pernah menutup pintu komunikasi antara kami dan pembeli selama komunikasi tersebut masih sesuai dengan nilai-nilai yang kami percayai."
​"Jika memang pada pelaksanaannya, apa yang kami lakukan belum sesuai dengan ekspektasi pembeli ataupun calon pembeli, maka kami dari pihak pengembang dengan kerendahan hati memohon maaf yang sebesar-besarnya."
Menyikapi jawaban manajemen pengembang tidak disambut positif untuk itu ​warga Desak Aksi Nyata, Bukan Sekadar Permintaan Maaf
​Pernyataan permohonan maaf dan klaim normatif dari manajemen pengembang dipandang sebelah mata oleh warga. Bagi warga Graha Mahardika, permohonan maaf tidak akan mengembalikan rasa aman atau barang-barang yang telah hilang dicuri maling.
​FP3SU bersama warga mendesak agar PT Perkasa Utama Property segera membuktikan iktikad baiknya melalui tindakan nyata di lapangan, yakni membangun tembok pembatas kompleks secepatnya. Ketua pendiri Forum Pemuda Peduli Pebangunan Sumut ( FP3SU) Wan M.Isa didampingi sekretaris Paisal Chairy, SKM, SH juga meminta Pemkab DeliSerdang melakukan pengawasan terhadap pembangunan perumahan/property di wilayah Kec. Percut Sei Tuan jl. Utama I Kampung Kolam yang tidak memberi rasa aman dan kenyamanan pada penghuni perumahan dan evaluasi pada standard keamanan yang disediakan pihak pengembang
​Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti langkah konkret dari pengembang demi menjamin keamanan tempat tinggal mereka.

Baca Juga:
Sementara itu pihak Developer Reza dikonfirmasi media ini belum juga memberikan jawaban soal permintaan warga perumahan tersebut.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua Pendiri Forum WAN Muhammad Isa Keluhkan Pengembang PT Perupro Soal Keamanan Kompleks Mahardika
PT Fauzan Risky Utama Gandeng Bank BTN Medan, Dorong Akses KPR Mudah untuk Hunian Strategis Tagam Indah di Deli Serdang
Kredit Program Perumahan Percepat Pemerataan Hunian Layak
Hari Perumahan Nasional: Rumah Layak, Harapan Kita Semua
Diduga Markup Izin PBG, Property Perumahan Raffles Private Residance Terus Disorot, Ksatpol PP Medan : Kita Pelajari
Komisi IV DPRD Medan Akan RDP Pemilik Bangunan Perumahan Raffles Private Residance
komentar
beritaTerbaru