Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ Sumut
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News
Baca Juga:
- Taiwan Promosikan Inovasi Kesehatan Global Lewat Video WHA dan HealthTech Expo di Jenewa
- Digital-Driven Healthcare Transformation: A New Chapter of Holistic Care in Taiwan
- Kementerian Luar Negeri Taiwan Menggelar Pekan Kesetaraan Gender Taiwan di New York, Wakil Presiden Hsiao Bagikan Pencapaian Kesetaraan Gender Taiwan
Melalui sistem yang adil, efisien, dan mudah diakses, NHI tidak hanya menjaga kesehatan rakyat Taiwan, tetapi juga menjadi penopang stabilitas sosial. Taiwan bahkan menduduki peringkat pertama dalam Indeks Layanan Kesehatan global versi Numbeo selama tujuh tahun berturut-turut.
Untuk menjawab tantangan masa depan, seperti populasi menua dan meningkatnya biaya layanan kesehatan, Taiwan menerapkan pembiayaan berkelanjutan melalui reformasi tarif premi serta dukungan dana dari cukai produk tembakau. Di bawah visi "Taiwan Sehat" yang diluncurkan Presiden Lai Ching-te pada 2024, negara ini terus memperluas layanan preventif, program dokter keluarga, dan akses telemedisin di wilayah terpencil.
Taiwan juga menjadi pelopor dalam kesehatan digital. Lewat integrasi teknologi seperti AI, platform "My Health Bank," serta sistem Cloud NHI berbasis standar internasional FHIR, Taiwan meningkatkan efisiensi layanan dan memberdayakan masyarakat untuk mengambil keputusan sehat berbasis data pribadi mereka.
Langkah strategis lainnya adalah penerapan Penilaian Teknologi Kesehatan (HTA) sejak 2008, yang mendorong adopsi pengobatan inovatif, termasuk terapi gen dan terapi sel yang mulai ditanggung NHI sejak 2023.
Di tengah kontribusinya yang signifikan terhadap kesehatan global, Taiwan masih menghadapi hambatan untuk berpartisipasi di WHO dan pertemuan seperti World Health Assembly (WHA), akibat interpretasi politis yang salah terhadap Resolusi PBB 2758. Resolusi ini tidak mencakup Taiwan ataupun menyatakan Taiwan sebagai bagian dari RRT.
Taiwan mendesak WHO untuk membuka pintu inklusivitas, mengakui kontribusi Taiwan, dan mengikutsertakannya dalam seluruh mekanisme kesehatan global, termasuk perjanjian pandemi mendatang. Hanya dengan kolaborasi tanpa batas, dunia dapat membangun masa depan kesehatan yang setara dan berkelanjutan, sesuai dengan semangat "tidak meninggalkan siapa pun" dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.
Penulis: Dr. Chiu Tai-yuan
Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, ROC (Taiwan)
Red
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News
sumut24.co MedanPerhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tah
Ekbis
sumut24.co MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu
Ekbis
sumut24.co MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu
Ekbis
Jakarta Juru bicara (jubir) Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut bila penilaian perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri s
Politik
MEDAN, SUMUT24.CO Polrestabes Medan melalui Tim Jaga Cegah Sigap (JCS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalan
Hukum
Sindikat Curanmor Ditangkap URC MIT Jatanras Polda Sumut Gunakan Gunting Pemotong Gembok Tabrak Mobil Polisi dan Portal
kota
Beraksi di 35 TKP, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk Jatanras Polda Sumut
kota
Enam Penyerang Polisi Saat Penggerebekan Narkoba di Multatuli Diamankan, Urine Positif Sabu
kota
Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Bentuk 3 Tim URC MIT Tekan Aksi Kejahahan Jalanan dan Begal
kota