Bupati Madina Saipullah Nasution Tancap Gas ke Jakarta, Dana Sawit dan Beasiswa Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
Bupati Madina Saipullah Nasution Tancap Gas ke Jakarta, Dana Sawit dan Beasiswa Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
kota
Baca Juga:
- Kementerian Luar Negeri Taiwan Menggelar Pekan Kesetaraan Gender Taiwan di New York, Wakil Presiden Hsiao Bagikan Pencapaian Kesetaraan Gender Taiwan
- Taiwan Technical Mission Rayakan 49 Tahun di Indonesia, Mendorong Babak Baru Kerja Sama Pertanian
- Seruan Dukung Partisipasi Taiwan di INTERPOL untuk Perkuat Penanggulangan Kejahatan Lintas Negara
Melalui sistem yang adil, efisien, dan mudah diakses, NHI tidak hanya menjaga kesehatan rakyat Taiwan, tetapi juga menjadi penopang stabilitas sosial. Taiwan bahkan menduduki peringkat pertama dalam Indeks Layanan Kesehatan global versi Numbeo selama tujuh tahun berturut-turut.
Untuk menjawab tantangan masa depan, seperti populasi menua dan meningkatnya biaya layanan kesehatan, Taiwan menerapkan pembiayaan berkelanjutan melalui reformasi tarif premi serta dukungan dana dari cukai produk tembakau. Di bawah visi "Taiwan Sehat" yang diluncurkan Presiden Lai Ching-te pada 2024, negara ini terus memperluas layanan preventif, program dokter keluarga, dan akses telemedisin di wilayah terpencil.
Taiwan juga menjadi pelopor dalam kesehatan digital. Lewat integrasi teknologi seperti AI, platform "My Health Bank," serta sistem Cloud NHI berbasis standar internasional FHIR, Taiwan meningkatkan efisiensi layanan dan memberdayakan masyarakat untuk mengambil keputusan sehat berbasis data pribadi mereka.
Langkah strategis lainnya adalah penerapan Penilaian Teknologi Kesehatan (HTA) sejak 2008, yang mendorong adopsi pengobatan inovatif, termasuk terapi gen dan terapi sel yang mulai ditanggung NHI sejak 2023.
Di tengah kontribusinya yang signifikan terhadap kesehatan global, Taiwan masih menghadapi hambatan untuk berpartisipasi di WHO dan pertemuan seperti World Health Assembly (WHA), akibat interpretasi politis yang salah terhadap Resolusi PBB 2758. Resolusi ini tidak mencakup Taiwan ataupun menyatakan Taiwan sebagai bagian dari RRT.
Taiwan mendesak WHO untuk membuka pintu inklusivitas, mengakui kontribusi Taiwan, dan mengikutsertakannya dalam seluruh mekanisme kesehatan global, termasuk perjanjian pandemi mendatang. Hanya dengan kolaborasi tanpa batas, dunia dapat membangun masa depan kesehatan yang setara dan berkelanjutan, sesuai dengan semangat "tidak meninggalkan siapa pun" dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.
Penulis: Dr. Chiu Tai-yuan
Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, ROC (Taiwan)
Red
Bupati Madina Saipullah Nasution Tancap Gas ke Jakarta, Dana Sawit dan Beasiswa Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
kota
sumut24.co JAKARTA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan
News
Kapolres Tapsel Rombak Jajaran, AKBP Yon Edi Winara Targetkan Kinerja Lebih Baik Lagi
kota
Serius Tangani Sampah! Bupati Palas PMA Gandeng Mabes TNI, Siapkan Teknologi Canggih 2027
kota
Sejarah Baru! Domino Resmi Jadi Olahraga, Turnamen Perdana Digelar di Padangsidimpuan
kota
JMSI Sumut Apresiasi Gebrakan Kajati Harli Siregar dalam Penegakan Hukum
News
DPD Partai Gerindra Sumut Ucapkan Dirgahayu ke78 Sumatera Utara, Dorong Sumut Lebih Maju
kota
Medan Sumut24.co Bendahara Umum (Bendum) DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, meneg
News
Ketua DPD PSI Kota Binjai Ditahan Kejari, Terseret Kasus Dugaan Korupsi DKPP
kota
Respons Cepat Petugas Evakuasi Hewan Ternak Demi Jaga Keamanan Pengguna Jalan di Ruas Tol Medan&ndashKualanamu&ndashTebing Tinggi (MKTT)
kota