Menkomdigi Gandeng Anak Muda Medan Jadi Benteng Lawan Kejahatan Siber
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24. CO
Menyambut lonjakan kebutuhan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memperkuat jaringan listrik di Desa Nelayan Sebrang, Belawan. Pemeliharaan mencakup perbaikan jaringan, pemangkasan pohon pengganggu, dan penggantian komponen kritis untuk menjamin keandalan pasokan di wilayah pesisir yang menjadi sentra ekonomi nelayan ini, Kamis (27/2/2025).
General Manager PLN UID Sumut, Agus Kuswardoyo, Sabtu (1/3/2025) menegaskan pemeliharaan ini krusial bagi masyarakat yang mengandalkan listrik untuk ibadah dan usaha. "Listrik stabil vital bagi cold storage ikan, penerangan dermaga, dan aktivitas rumah tangga. Ini bukan hanya urusan teknis, tapi juga komitmen kami mendukung kesejahteraan," ujarnya.
Di bulan Ramadan, kebutuhan listrik di Desa Nelayan Sebrang diproyeksikan naik 20%, terutama untuk penerangan malam hari dan pengolahan hasil laut. Nelayan setempat, Ahmad Fauzi, mengapresiasi langkah PLN: "Kalau listrik padam, ikan di cold storage cepat rusak. Kami berharap pemeliharaan ini bisa mengurangi risiko itu." tandasnya.
Pelaksanaan pemeliharaan dihadapkan pada sejumlah kendala, seperti medan berlumpur yang menyulitkan akses tim, vegetasi mangrove yang memerlukan penanganan hati-hati untuk menjaga ekosistem, serta perlunya edukasi warga tentang bahaya menanam tanaman di bawah jaringan listrik. Edy Saputra, Manager PLN UP3 Medan Utara, menjelaskan solusi yang diambil: "Kami libatkan tokoh masyarakat untuk sosialisasi dan gunakan peralatan portabel di lokasi sulit. Tim juga berkoordinasi dengan dinas lingkungan agar pemangkasan pohon tidak merusak alam."
Sebanyak 35 personel dari ULP Belawan dan ULP Stabat dikerahkan untuk memperbaiki 2 km jaringan tegangan menengah, memangkas 45 pohon berisiko, dan mengganti 12 isolator rusak. "Kami siagakan tim respons cepat 24 jam selama Ramadan. Target kami, gangguan listrik turun 30%," tambah Edy.
Agus Kuswardoyo menekankan, langkah ini bagian dari program prioritas PLN UID Sumut untuk daerah rawan gangguan.
"Tahun ini, kami fokus pada titik-titik rawan gangguan di Sumatera Utara, termasuk wilayah terpencil. Listrik andal adalah hak masyarakat utamanya di masa Ramadan ini," tegasnya. (C04)
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
kota
350 Ribu Lebih Postingan, Sihumas Polres Tapsel Tampil Terdepan di Rakernis Humas Polda Sumut
kota
HUT Bhayangkara ke80, Kepedulian Polsek Barumun Sentuh Hati Warga Padang Lawas
kota
Sah! Panguhum Nasution Duduki Kursi Sekda Padang Lawas, Bupati PMA Tekankan Kinerja dan Integritas
kota
Curi HP dan Puluhan Ikat Pinggang, Dua Pelaku Dicokok Tim Resmob Polres Padangsidimpuan
kota
Resmob Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Motor dan HP Sempat Digasak dari Kantor PNM Mekar
kota
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang
kota
Sekda Padangsidimpuan Pimpin Rapat Strategis Penetapan Cagar Budaya, Dorong Pelestarian Warisan Sejarah Daerah
kota
Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP
kota