Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel: Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
News
Baca Juga:
- Jelang Idul Fitri, BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Sumatera Utara
- Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Prediksi Konsumsi BBM dan LPG Meningkat di Sumut
- Bank Indonesia Sunut Gelar SEMESTA FEST 2025, Perkuat Pengembangan Ekonomi Syariah dan Digitalisasi
Jakarta I Sumut24. co
GubernurBank Indonesia(BI) Perry Warjiyo optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan positif. Meski begitu, Perry menyebut pemerintah mesti tetap waspada di tengah gejolak global.
"Kami optimis Indonesia bersatu, bersinergi, tidak hanya stabil, tapi juga tumbuh lebih tinggi di tengah gejolak global, geopolitik yang terus berlanjut," tutur Perry dalam Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2024, Rabu (22/1).
"Kita tetap waspada terhadap berbagai gejolak global, tapi kita harus membangun optimisme untuk bersama kita maju ke depan," sambungnya.
Perry Warjiyo menjelaskan, ada 3 hal penting terkait perekonomian Indonesia pada 2025. Perry optimistis, tahun ini Indonesia akan mencapai kinerja yang lebih baik dari tahun 2024.
BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan berkisar antara 4,7 persen sampai 5,5 persen pada 2025 dan akan naik di 2026 depan antara 4,8 persen sampai 5,6 persen. Menurut dia, pertumbuhan akan naik dalam dua tahun ini, dan terus akan naik ke lebih tinggi ke tahun-tahun depan.
"Yang kami juga lihat optimis bahwa inflasi akan terkendali 2,5 plus minus 1 persen. Rupiah akan kami jaga stabil supaya ekonomi kita terus tumbuh, dan kredit kami dorong bisa tumbuh antara 11 sampai 13 persen, dan digitalisasi ekonomi kita akan terus berlanjut," jelas Perry Warjiyo .
Kemudian yang kedua, terkait perekonomian Indonesia, Perry memastikan arah kebijakan Bank Indonesia terus diarahkan untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Dia menyoroti langkah BI dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) beberapa waktu yang lalu menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,75.
"Karena kami yakin inflasi rendah dan kami perlu ikut mendorong pertumbuhan ekonomi. Kami terus mencermati ruang gerak bagaimana nanti bisa penurunan suku bunga, tentu saja dengan melihat dinamika data dependen yang ada," imbuhnya.
Hal ini dilakukan seiring dengan langkah BI menjaga mstabilitas nilai tukar, peningkatan likuiditas bagi perbankan untuk menyalurkan kredit, termasuk kebijakan insentif likuiditas makro brasil ke sektor-sektor prioritas.
"Rp 295 triliun kami sudah salurkan kepada perbankan untuk sektor-sektor prioritas," tambahnya.
Selain itu, digitalisasi di bidang ekonomi keuangan mikro maupun juga untuk transaksi keuangan pemerintah.
Kemudian hal ketiga terkait perekonomian Indonesia yang dilakukan BI adalah mendukung penuh program-program dalam Asta Cita dengan lima dukungan.
"Satu, menjaga stabilitas ekonomi. Dua, pemberian SBN termasuk debt switching. Yang ketiga adalah insentif legalitas untuk mendorong kredit ke sektor-sektor prioritas penciptaan lapangan kerja. Yang keempat adalah ketahanan pangan, hilirisasi pertanian khususnya. Nomor lima adalah digitalisasi," terang Perry Warjiyo. (red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
News
Bobby Nasution Genjot PAD Sumut, Ini Data PAD dan DBH 5 Daerah Tabagsel 2026
News
Bupati Saipullah Nasution Hidupkan Kembali Pisang Kepok Madina, 5 Hektare Lahan Mulai Digarap
News
Dua BBI Madina Rusak Parah, Bupati Saipullah Siapkan Anggaran Rehabilitasi di APBDP 2026
News
Maga Dolok Jadi Kandidat Desa Antikorupsi, Pemkab Madina Bidik Role Model untuk 377 Desa
News
Kebijakan Afirmasi TNI untuk Suku Dayak Harus Jadi Gerakan Emansipatif, Bukan Belas Kasihan
News
M Safrizal Almalik Bertemu Gus Kikin di Tebuireng, Sampaikan Selamat atas Amanah sebagai Ketum PBNU
News
Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menggelar Deklarasi Pilkades Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa Serenta
News
Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPISKKB Ditunda
News