Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Baca Juga:
Kebijakan tersebut diperkirakan akan mengubah lanskap geopolitik dan perekonomian dunia secara signifikan, terutama dalam tarif perdagangan, ketegangan geopolitik, serta gangguan rantai pasok global.
"Dengan kebijakan America First, perubahan besar pada lanskap geopolitik dan perekonomian dunia akan terjadi," ujar Perry Warjiyo, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Perry Warjiyo menyoroti lima aspek utama yang diperkirakan memengaruhi ketidakpastian ekonomi global dalam dua tahun mendatang:
Pertumbuhan Ekonomi yang Melambat:Secara global, pertumbuhan ekonomi dunia diprediksi melambat pada 2025-2026. Sementara ekonomi Amerika Serikat diproyeksikan membaik, Tiongkok dan Eropa justru mengalami perlambatan. Namun, negara-negara seperti India dan Indonesia masih diharapkan menjaga momentum pertumbuhan.
Ancaman Inflasi: Setelah penurunan inflasi dalam beberapa tahun terakhir, tekanan inflasi diperkirakan muncul kembali pada 2026 akibat gangguan rantai pasok dan ketegangan perdagangan. "Penurunan inflasi global akan melambat dan bahkan berisiko naik," jelas Perry Warjiyo.
Kenaikan Suku Bunga AS:Suku bunga Amerika Serikat diperkirakan terus meningkat, dengan imbal hasil U.S. Treasury mencapai 4,7% pada 2025 dan 5% pada 2026. Hal ini didorong oleh defisit fiskal yang terus melebar.
Penguatan Dolar AS:Dolar AS diprediksi menguat, dengan indeks dolar naik dari 101 menjadi 107. Kondisi ini berisiko memicu depresiasi nilai tukar di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, yang dapat menghadapi tekanan pada kurs Rupiah.
Pergeseran Investasi ke AS:Investor global cenderung mengalihkan modal ke Amerika Serikat, mengingat suku bunga tinggi dan penguatan dolar. Hal ini mengurangi aliran modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
Respons Indonesia terhadap Ketidakpastian Global
Perry Warjiyo menegaskan bahwa Indonesia tidak dapat menghindari dampak gejolak global tersebut. Namun, ia optimis bahwa dengan respons kebijakan yang tepat, ekonomi Indonesia akan tetap tangguh.
"Indonesia telah menunjukkan daya tahan luar biasa, dari krisisekonomihingga pandemi. Kita harus bersiap dengan kebijakan yang mendukung pertahanan dan kebangkitan industri nasional," ujarnya.
Proyeksi Ekonomi Indonesia
Kendati perekonomian Indonesia relatif masih resilien, Menkeu tetap menyampaikan bahwa pemerintah tetap mewaspadai adanya turbulensi global yang terjadi.
Meskipun menghadapi tantangan global, ekonomi Indonesia diperkirakan tetap tumbuh solid pada 2025-2026. BI memproyeksikan:
Pertumbuhan ekonomi pada 2025 berada di kisaran 4,8%-5,6%, dan pada 2026 meningkat menjadi 4,9%-5,7%.Inflasi terkendali di kisaran 2,5% ± 1%.Sektor konsumsi dan investasi terus berkembang, didukung stabilitas ekonomi dan kebijakan pro-investasi.
"Dengan bersinergi, Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. The power of we, bersatu kita kuat," pungkas Perry Warjiyo. (red)
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Perikanan di Koto Sani Kabuiaten Solok
News
Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan
News
15.011 Rumah Dibedah di Sumut, Pemprov Dikejar Target Realisasi 2026
News
Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06, Ketimpangan Antarwilayah Masih Jadi PR Bobby
News
Perangi Peredaran Narkoba, Polres Padangsidimpuan Gerebek Kawasan SilayangLayang, 4 Positif Narkotika
News
Medan sumut24.co Pemko Medan, Pelindo, bersama DP World menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Belawa
kota
Medan sumut24.co Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi H Sormin menyampaikan ucapan selamat da
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kehadiran Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala di Kota Tanjungbalai diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan p
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengikuti sosialisasi pelayanan clearance pejabat Badan Usaha Milik Daerah (B
News