Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan
Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan
News
Baca Juga:
- HUT RI di Gerindra Sumut, Sugiat Ingatkan Kader Siapkan Diri Raih Indonesia Emas
- Bobby Nasution Apresiasi Siswi Peraih Emas Olimpiade Matematika Asia, Beri Beasiswa hingga Tablet Belajar
- Arus Petikemas BNCT Capai 59.918 TEUs pada Mei 2026, Pertumbuhan Berlanjut di Tengah Penguatan Aktivitas Perdagangan
MEDAN-Atlet Sumatera Utara (Sumut) harus mengakui keunggulan kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) pada cabang olahraga (Cabor) Gateball nomor Tunggal Pria pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Pada babak penyisihan grup B yang berlangsung di Lapangan Pergatsi Sumut, Jalan KL Yos Sudarso, Minggu (15/9/2024), Sumut kalah dengan skor 24-31.
Dalam pertandingan ini, Sumut menurunkan atlet Indisianto Purba. Sedangkan Kaltim menurunkan Satriansyah.
Pada set pertama, Sumut unggul dari Kaltim dengan skor 15-12. Namun, set kedua ternyata Sumut kalah cukup telak dari Kaltim dengan skor 9-19.
Berdasarkan hasil itu, maka Sumut harus menelan kekalahan dengan selisih skor -7 dari Kaltim dan berada di peringkat ketiga klasemen sementara. Sedangkan Kaltim di posisi kedua (+7)
Untuk posisi puncak klasemen Pool B, diduduki oleh DKI Jakarta yang menang dua set dari Aceh dengan total skor 37-22 (+15). Sementara Aceh berada di peringkat terakhir (-15).
Atlet Gateball Sumut, Indisianto Purba mengaku ada terjadi miss atau kesalahan terhadap bola yang dipukul sehingga kemudian dimanfaatkan lawan.
"Tadi ada miss, di mana bola 1 mau nembak bola 9 tidak kena. Lalu, bola musuh dari gate 3 nembak ke tengah dam mengenai semua bola kita," ujar Indisianto saat diwawancarai.
Menurut dia, strategi yang dilakukan saya melawan Kaltim sudah pas dan sesuai dengan arahan pelatih. "Kalau strategi sudah pas, hanya saja lawannya lucky (lagi beruntung)," ucapnya.
Dengan kekalahan ini, lanjut Indisianto, maka pada pertandingan versus DKI Jakarta wajib memang. "Lawan DKI Jakarta mau tidak mau harus menang. Ini untuk menjaga harapan agar bisa lolos ke babak berikutnya," cetusnya.
Ia menambahkan, untuk lolos ke babak selanjutnya maka minimal harus menang dua kali.
"Targetnya tentu paling tidak jadi runner up, sehingga wajib menang dua kali. Pertama lawan DKI Jakarta, kedua lawan Aceh," pungkasnya. (PB PON XXI SUMUT/IDRIS)
FOTO BY PB PON XXI Sumut/ Andi Suhendri Rambe
Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan
News
Medan Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., memberikan apresiasi kep
Umum
Rapat Penguatan Disiplin ASN, Sekda Palas Tekankan Kinerja dan Percepatan Anggaran 2026
News
Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan
News
400 KK Bergantung pada Tambang Emas Siraisan, Polisi Dorong Legalitas dan Ancam Sikat Pembeking
News
4 Partai Panas! Ini Daftar Finalis Kejuaraan Tenis Meja Pelajar PadangsidimpuanTapsel 2026
Sport
Medan sumut24.co Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan meminta pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (P
Hukum
KRITIKLAH KEBIJAKANNYA, BUKAN SEKADAR SALAH UCAPNYA
News
Malam Ini, Hadirilah Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Istiqomah
News
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News