Pemilik Klaim Tanah Gedung Koperasi Merah Putih Bukit Mesara, Lokasi Dipagari Kawat Duri
Kota Jantho Lokasi pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Gampong Bukit Mesara, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar dipagari ol
News
Baca Juga:
PANYABUNGAN I Sumut24.co
MandailinRaja-raja Mandailing bersepakat memberikan dukungan kepada Edy Rahmayadi untuk kembali maju sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara.
Kesepakatan itu dilahirkan pada Sidang Adat di Sopo Godang Hutasiantar, Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal, Rabu (3/7/2024).
Sekitar 80-an Anak ni Raja, Anak ni Namora hadir pada sidang adat tersebut. Meliputi Raja Panusunan, Raja Huta, Raja Ripe dan Raja Ihutan.
Mereka sepakat untuk memberikan dukungan kepada tokoh purnawirawan perwira TNI H. Edy Rahmayadi, yang bergelar Mangaraja Sojuangon Perkasa Alam, itu.
Mereka mengaku, sangat mengapresiasi kinerja Edy Rahmayadi sebagai Gubsu pada periode 2018-2023.
Pimpinan sidang Mangaraja Gunung, dari Harajaon Gunung Tua, juga menyampaikan pengakuan atas program pembangunan Sumut selama ini.
Menurutnya Edy Rahmayadi berwatak tegas itu telah memberikan perhatian yang tinggi ke Mandailing Natal, yang berada di posisi paling ujung dari Sumatera Utara.
Salah satu pembangunan yang terlaksana pada masa kepemimpinan Edy Rahmayadi, adalah rehabilitasi komplek Bagas Godang Huta Nagodang, Ulu Pungkut.
Dalam sidang adat yang dibuka menjelang siang hari itu, Sutan Namora Lubis dari Pakantan, juga menguatkan pernyataan pimpinan sidang. Dia juga mengaku sangat mengenal sosok Edy Rahmayadi.
"Bukan saja karena kami merasa lebih mengenal Edy Rahmayadi, tapi juga karena hulu Sungai Batang Gadis juga berasal dari wilayah kami Mandailing Julu," katanya.
Oleh karena itu, lanjut Sutan Namora Lubis, sosok yang juga memiliki gelar Datuk Laksamana Naradiraja itu, sudah seharusnya didukung untuk kembali menjadi Gubsu.
Selain pernyataan mendukung pencalonan Edy Rahmayadi sebagai Gubsu, sidang adat itu juga bersepakat bahwa barisan Harajaon Mandailing siap memenangkan Edy Rahmayadi, di Kabupaten Mandailing Natal.
Kepada wartawan, pimpinan sidang Mangaraja Gunung menyampaikan juga, pihaknya siap bersinergi dengan berbagai elemen di Madina dan daerah lainnya untuk mengantarkan Edy Rahmayadi ke posisi Gubsu untuk periode kedua.
"Insha Allah, kita juga siap bersinergi mengantarkan Mangaraja Sojuangon Perkasa Alam untuk kembali menjabat Gubernur Sumut di periode mendatang," katanya.
Sementara itu Wakil Ketua Himpunan Keluarga Besar Mandailing (HIKMA) Sumut H Syahrir Nasution mengatakan, Sebagai masyarakat mandailing sangat mengapresiasi raja-raja mandailing mendukung penuh Edy Rahmayadi Nasution sebagai Gubernur Sumut 2024 untuk melanjutkan pembangunan yang tertunda selama kepemimpinannya. Kami juga apresiasi selama kepemimpinan Edy Rahmayadi banyak kemajuan di sumut yang dirasakan masyarakat sehingga tak ada salahnya masyarakat mandailing harus bersatu dan komit mendukung Edy Rahmayadi, ucapnya.red/mo
Kota Jantho Lokasi pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Gampong Bukit Mesara, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar dipagari ol
News
MEDAN, SUMUT24.CO KONI Sumatera Utara terus mematangkan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Salah satunya dengan mela
Sport
Medan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kamis (14/5/2026) dinihari menggerebek sarang narkoba di kampung Jalan Dena,i G
Hukum
Sehari, Polda Sumut Ungkap 23 Kasus Narkoba dan Amankan 26 Tersangka
kota
Dugaan Hilangnya Barang Bukti Mobil Pick Up dan Plang Besi Kasus Pencurian di Beringin Jadi Sorotan "
kota
MEDAN SUMUT24.CO Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto SH MH memberikan apresiasi kepada Kapolda Sumut, Irjen
News
MEDAN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai capaian dan prestasi yang diraih K
News
Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
kota
sumut24.co MEDAN , Kepengurusan Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Medan untuk masa bakti 20262028 resmi dilantik dalam acara khidmat ya
kota
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota