232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, Wagub Dorong Pemerataan Layanan Gizi hingga ke Daerah
232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, Wagub Dorong Pemerataan Layanan Gizi hingga ke Daerah
News
JAKARTA | SUMUT24 Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan peningkatan ekspor China dapat mempengaruhi volume impor Indonesia dan berdampak pada neraca perdagangan secara keseluruhan.
Baca Juga:
“Impor kita yang terbesar adalah China, meskipun tidak selalu nomor satu, kadang-kadang tiga besar atau empat besar, tentu ada dampaknya (peningkatan ekspor China),” katanya di Jakarta, Kamis (14/4).
Suryamin mengatakan impor nonmigas tersebut bisa berdampak positif apabila barang-barang yang masuk ke Indonesia merupakan barang modal yang dibutuhkan untuk mendorong kinerja investasi.
Namun, menurut dia, impor tersebut harus menjadi catatan pemerintah, apabila merupakan barang-barang konsumsi, yang dikhawatirkan bisa bersaing dengan produk-produk asli buatan dalam negeri.
“Kalau barang modal, bisa positif ke kita, asal jangan ekspor seperti barang-barang konsumsi, apalagi konsumsi yang sebetulnya bisa dibuat di sini, itu yang penting,” ujar Suryamin.
Dia menjelaskan, selama ini Indonesia banyak mengimpor barang-barang modal yang dibutuhkan untuk mendukung perekonomian, seperti alat mesin, peralatan mekanik, peralatan listrik maupun peralatan IT dari China.
“Barang-barang ini bisa menggerakkan ekonomi karena merupakan bagian dari investasi. Investasi ini bisa menggerakkan instrumen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dalam komponen pertumbuhan,” katanya.
BPS mencatat impor nonmigas dari China merupakan yang tertinggi pada periode Februari 2016 yaitu mencapai 4,87 miliar dolar AS, lebih tinggi dari Jepang 1,92 miliar dolar AS dan Thailand 1,48 miliar dolar AS.
Sebelumnya, Badan Umum Bea Cukai China mencatat ekspor dalam denominasi yuan melonjak 18,7 persen tahun ke tahun pada Maret, kenaikan pertama sejak Desember, dibandingkan dengan penurunan 20,6 persen pada Februari dan 6,6 persen pada Januari.
Para analis mengatakan data positif China menunjukkan stabilisasi perekonomian negara itu, yang memungkinkan The Fed (Bank Sentral AS) untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga sebelum pertengahan tahun. (okz)
232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, Wagub Dorong Pemerataan Layanan Gizi hingga ke Daerah
News
sumut24.coASAHAN, Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TP PKK Kabupaten Asahan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Rabu (14/10/
News
Integrasi Pembelajaran dan Pertukaran Pengetahuan, FMIPA USU Gelar Sumatra Biosphere Summer Course 2026
News
Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Pimpin Penggerebekan Sarang Narkoba di Tanjung Morawa, 7 Orang Diamankan
News
Dua Kali Dugaan Peristiwa Terjadi, Pria PN Ditahan dalam Kasus Pencabulan Anak di Palas
News
Disdik Padangsidimpuan Keluarkan 9 Instruksi Hadapi Kabut Asap, Sekolah Diminta Waspada
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Ratusan prajurit TNI dikerahkan untuk menyelesaikan pembangunan jalan yang memadai menuju desa Sibongkaras, kecam
News
INDONESIA&ndashMALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA IMIGRASI, PENCEGAHAN TPPO JADI PERHATIAN
News
Lolos Praperadilan, Status Tersangka Dhody Thahir Dinyatakan Tidak Sah, Polda Sumut Harus Evaluasi Penyidikan
News
Wali Kota dan Jajarannya menyambut Kapolres yang Baru AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM
News