Rabu, 13 Mei 2026

Pertamina EP Pasok 48,97 Persen Gas Untuk Jargas Rumah Tangga

Administrator - Selasa, 29 Maret 2016 08:47 WIB
Pertamina EP Pasok 48,97 Persen Gas Untuk Jargas Rumah Tangga

JAKARTA | SUMUT24 PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) bakal memasok gas sebanyak sebanyak 48,97 persen atau 2,4 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dari total 4,9 MMSCD alokasi yang diberikan pemerintah kepada seluruh KKKS guna mendukung program penyediaan jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga. Gas tersebut dialokasikan untuk dua perusahaan yang menyediakan infrastruktur jargas nasional, yaitu PT Pertamina Gas (Pertagas), sebesar 1 MMSCFD dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebesar 1,4 MMSCFD.

Baca Juga:

“Cakupan wilayah yang dialiri gas dari Pertamina EP untuk jargas rumah tangga meningkat dari tiga wilayah (Prabumulih, Kota Depok, Kota Bekasi) menjadi 12 wilayah (Kota Prabumulih, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kota Semarang, Kab. Ogan Ilir, Kab. Subang, Kab Bekasi, Kab. Bulungan, Kab. Bogor, Kab. Blora, dan Rusun Jabodetabek),” ujar Direktur Utama Pertamina EP Roni Gunawan di Jakarta, Minggu (27/3).

Belum lama ini, Pertamina EP meneken kesepakatan pasokan gas untuk jargas Kota Prabumulih, Sumatera Selatan bagi 32.000 sambungan rumah tangga. Proyek ini adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian ESDM untuk mengoptimalkan penggunaan gas bumi sebagai bentuk diversifikasi energi.

“Kota Prabumulih menjadi kota yang menerima program jaringan gas kota dengan jumlah sambungan terbanyak di Indonesia dan gas tersebut berasal dari Pertamina EP Asset 2,” kata dia.

Direktur Umum dan SDM Pertamina, Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, proyek infrastruktur gas di Prabumulih adalah bentuk sinergi segala lini bisnis di Pertamina. Pasokan gas dari hulu berasal dari Pertamina EP Asset 2, pipa gas dari Pertagas dan pengelolaannya dilakukan oleh PT Pertagas Niaga, anak usaha Pertagas. “Ini bukti komitmen kami sebagai penyedia energi untuk negeri,” kata Wahyu.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Andy Noorsaman Soomeng mengatakan, Pertamina sebagai perusahaan energi memiliki rantai pasokan gas yang sangat baik, mulai dari produksi gas dari lapangan-lapangan gas yang dimiliki, pipa transmisi dan distribusi hingga niaga gas. “Ini merupakan satu rantai nilai yang terpadu sehingga membuat Pertamina efisien di dalam bisnis gasnya,” kata dia.

Sepanjang Januari-Februari 2016, Pertamina EP Asset 2 mencatatkan produksi gas sebesar 450,4 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau 101,4 persen dari target year to date dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) sebesar 444.27 MMSCFD. Produksi gas tersebut berasal dari empat ladang migas di Sumatera Bagian Selatan, yaitu Field Prabumulih, Field Pendopo, Field Rimau, dan Field Adera. (mer)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hak Jawab: PTAR Tegaskan Pengelolaan Lahan Ramba Joring Dilakukan Sesuai Ketentuan Hukum
Gawat ! Pecatan Tentara Ditangkap Jadi Bandar Narkoba
Soal Pemberitaan Penganiayaan Berujung Maut di Desa Saragih, Irwan Sitanggang SH : Jangan Menggiring Opini yang Tidak Sesuai Fakta
Tegakkan Hukum, Kejari Asahan Eksekusi Terpidana Penipuan dan Penggelapan Tanah yang Berlarut-larut Sejak 2013
Bupati Asahan Resmi Buka Jambore Pramuka Cabang 2026 : Wadah Emas Bentuk Karakter Generasi Muda
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*
komentar
beritaTerbaru