Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
kota
Baca Juga:
- Sinergi PLN UP3 Padangsidimpuan Dan Polres Mandailing Natal Tingkatkan keamanan Dan kenyamanan Bagi Masyarakat
- Terungkap! Direktur CV Rafli Akbar Ternyata Sudah Dipanggil Berulang Kali Tapi Mangkir Akhirnya Jadi Tersangka, Ini Kronologinya
- Eksekusi Terpidana Korupsi Dana Desa Akhiruddin Rampung, Kejari Padangsidimpuan Tegaskan Sudah Sesuai SOP: Tidak Ada Arogansi, Semua Prosedural
Mulai dari gaji honorer yang tertunda hingga rencana pengadaan pembelian mobil dinas yang nilai nya sangat fantastis sebesar Rp18 miliar, permasalahan ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai prioritas pemerintah.
Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN Kota Padangsidimpuan belum dibayarkan sejak Oktober hingga Desember 2024.
Tidak hanya itu, gaji honorer dari November dan Desember 2024 juga belum dilunasi.
Kondisi ini menuai protes dari para pegawai yang mengandalkan pendapatan tersebut untuk kebutuhan rumah tangga.
Seorang ASN, Octavia Lisa, mengungkapkan keresahannya melalui media sosial, dimana untuk TPP sudah tidak dibayarkan mulai dari bulan 11 hingga 12 tahun 2024 atau selama 3 bulan ini.
"Kami hanya meminta hak kami. Keluarga kami terancam tidak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga karena TPP yang tak kunjung dibayarkan," ujarnya, Senin, 16 Desember 2024.
"Dan Saya juga Sebagai HONORER di suatu Dinas Belum mendapatkan juga Hak /Gaji sampai Saat ini," tambahnya.
Sementara itu Pj Wali Kota Padangsidimpuan, Timur Tumanggor, berjanji akan berkoordinasi dengan kepala dinas terkait untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada solusi konkret.
*APBD 2025: Mayoritas untuk Belanja Pegawai dan Operasional Pemda*
Sementara itu, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padangsidimpuan Tahun Anggaran 2025 mencatat angka Rp915,1 miliar.
Namun, yang mengejutkan, 83% dari APBD tersebut dialokasikan untuk belanja pegawai, barang, dan jasa.
Dengan Rinciannya, Belanja pegawai: Rp421,3 miliar (46%), dan Belanja barang dan jasa: Rp343,5 miliar (37%).
Dari total tersebut, alokasi untuk pembelian dan perawatan mobil dinas mencapai Rp18 miliar, termasuk Rp3,3 miliar hanya untuk bahan bakar dan pelumas. Alokasi ini memicu kritik karena dianggap tidak proporsional dengan kebutuhan masyarakat.
*Pendapatan Asli Daerah Minim, Bergantung pada Bantuan Pusat*
Lebih ironis, 90% pendapatan Kota Padangsidimpuan berasal dari transfer pemerintah pusat, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH). Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya sebesar Rp119,4 miliar.
Dengan pendapatan yang minim, belanja untuk bantuan sosial (bansos) hanya dialokasikan Rp1,6 miliar atau 0,2% dari total APBD. Sedangkan belanja fisik, termasuk pembangunan infrastruktur, juga terbilang kecil dibandingkan kebutuhan lainnya.
Di tengah situasi ini, banyak pihak mempertanyakan keberpihakan Pemkot terhadap kebutuhan rakyat.
Ketika anggaran lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan pemda seperti perjalanan dinas dan pembelian mobil, masyarakat justru dibiarkan menghadapi keterbatasan, baik dalam bantuan sosial maupun infrastruktur.
Seorang pengamat ekonomi lokal Bang Regar menyatakan kritikannya kepada pemerintah yang menghabiskan APBD untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.
"Ketergantungan pada transfer pusat seharusnya mendorong Pemkot lebih fokus pada peningkatan PAD daripada menghabiskan anggaran untuk hal-hal yang kurang bermanfaat bagi masyarakat." ungkapnya.
Ke depan, Pemkot Padangsidimpuan harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan keuangannya.
Prioritas belanja harus diarahkan pada program yang berdampak langsung pada masyarakat.
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
kota
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Sidodadi
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pelaksanaan Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) Tahap I Tahun 2026 yang berlangsun
kota
sumut24.co MEDAN, P6T PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara pada Kamis (11/6/2026) pukul 09.39 WIB. Pemulihan
kota
sumut24.co MEDAN, Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, sangat apresiasi terhadap pengelolaan kebersihan da
Kota
HMTI Siap Ambil Peran Lanjutkan Pembangunan Masjid Nurhamidah di Desa Sena
kota
Ketua TP PKK rapat persiapan Monitoring Desa/Kelurahan Pelaksana Tertib Administrasi, PAAR, UP2K, Aku Hatinya PKK, dan IVA Test oleh TP PK
kota
Wali Kota Silalahi dan Unsur Forkopimda Plus melakukan tepung tawar pada Jamaah Haji/Hajjah kota Pematangsiantar
kota
Pemerintah Kota Solok Terus Mendorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Berbasis Digital Melalui Kolaborasi lintas Instansi.
kota
Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 20252030, Bang Hendri Konstituen Dewan Pers paling rapi
kota