Donasi Insan PLN Hadirkan Listrik Gratis Bagi 13 Keluarga di Simalungun
sumut24.co SIMALUNGUN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pem
News
Medan – Sumut24.co
Baca Juga:
“Terima kasih pak Bobby, tolong bantu anak saya, saya ngak minta apa-apa. Saya cuma ingin anak saya sembuh,” ucap Halimah berlinang air mata di RS. Madani, Jalan Bakti, Medan, Selasa (11/7) sekitar pukul 20.00 Wib.
“Saya hanya penjual gorengan, disini saya nak ada saudara. Tolong anak saya sampai kesembuhannya,” sambung wanita berumur 43 tahun itu seraya mengusap air matanya.
Menurut Halimah, dirinya sangat berterima kasih kepada Walikota Medan Bobby Nasution yang telah merespon cepat sakit kronis yang diderita anaknya. Meskipun tidak memiliki BPjS dan hanya bermodalkan KTP.
Dikatakan warga Jalan Halat Gang Kuba ini, penyakit anaknya diketahuinya sekitar tiga hari yang lalu. Dimananya, anaknya Jastin Januar Putra Mario mengalami sakit demam tinggi. Melihat itu sang ibu pun membawanya ke puskemas Jalan Amaliun. Namun karena BPJS nya mati, wanita berhijab ini pun terpaksa harus mengeluarkan uang sebesar Rp1,8 juta guna perawatan.
Namun selama 2 hari dirawat di Puskesmas, panas bocah berumur 6 tahun itu tak kunjung turun. Karena tak memiliki biaya, dengan kondisi panas tinggi, Jastin pun dibawa pulang oleh ibunya. “Sudah tak ada lagi uang, itupun uang 1,8 juta saya utang sana sini. Dokter melarang saya membawa anak pulang, tapi karena tak ada biaya saya beli obat syrup aja dirumah,” jelasnya.
Setibanya dirumah, panas badan Jastin semakin menjadi-jadi. Dan kembali membawanya ke klinik terdekat. Nah disini, penyakit Jastin ternyata sudah komplikasi. Yakni, DBD Stadium 4, infeksi usus dan typus kronis.
Mendengar itu, Halimah mencoba menyelamatkan kembali anak dari suami pertamanya itu dengan membawanya ke RS. Madani dengan memakai program Walikota Medan Bobby Nasution yaitu berobat dengan menunjukkan KTP. “Semula di tolak, karena nama anak saya si Jastin tidak ada di kartu keluarga. Karena ini anak dari suami pertama saya,” ucapnya.
Wanita bertubuh tambun ini pun hanya bisa pasrah dan meminta pertolongan kepada temannya. Mendengar itu temannya pun mengadukan kepada anaknya Reza yang kuliah di Jakarta. Tanpa pikir panjang, Reza langsung menghubungi Walikota Medan Bobby Nasution melalui akun Intagramnya.
Bobby yang mendengar itu langsung bergerak cepat, dan memerintahkan aparat pemerintah setempat membawa ke RS. Madani. “Alhamdulillah, kepling membawa anak saya kesini (RS. Madani). Dan surat-surat masih dalam pengurusan.
Dengan begitu, Halimah sangat berterima kasih kepada orang nomor satu di Pemko Medan ini. Dan berharap putranya dapat sembuh kembali. “Terima kasih selagi lagi kepada pak Bobby, karena saya bingung harus kemana lagi mengadu. Saya hanya ini anak sembuh. Tolong ya pak sampai kesembuhan anak saya, saya cuma minta anak saya sembuh aja pak,” ucap penjual gorengan dengan mata berkaca-kaca. (rel)
sumut24.co SIMALUNGUN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pem
News
Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
kota
Mencoba Melawan Petugas Pria Pelaku Pembobol Rumah Diberi Tindakan Tegas & Terukur.
kota
Polres Padang Lawas Sikat Peredaran Miras, Puluhan Botol Diamankan Saat Operasi Pekat Toba 2026
kota
Operasi Pekat Toba 2026 di Padang Lawas, Satreskrim Polres Palas Sita Puluhan Botol Miras dan Tuak dari Tempat Hiburan Malam
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Tegaskan Penegakan Hukum Harus Tuntas hingga Eksekusi
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Jalin Silaturahmi dengan Wali Kota, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Masy
kota
Kapolres Padangsidimpuan Rangkul MUI, Sinergi UlamaPolri Makin Solid Jaga Kota Tetap Kondusif
kota
Kapolres Padangsidimpuan Ikuti Peringatan HANI 2026 Bersama BNN RI, Perkuat Komitmen Berantas Narkotika
kota
Polda Sumut Ringkus 4 Kurir & Pengedar Pod Getar di Medan & 196 Barang Bukti di Sita.
kota