Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Anto Genk: Prestasi Gemilang yang Membanggakan Sumatera Utara
Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Anto Genk Prestasi Gemilang yang Membanggakan Sumatera Utara
kota
MEDAN|SUMUT24.co Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala, meminta Dinas Sosial Kota Medan untuk melakukan sosialisasi bantuan honorer jasa pelayan masyarakat kepada setiap penerima secara masif. Terkhusus, tentang syarat-syarat agar bisa menerima bantuan tersebut.
Baca Juga:
- Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Anto Genk: Prestasi Gemilang yang Membanggakan Sumatera Utara
- Ratakan Bantaran Rel KA Medan - Kualanamu Sarang Narkoba, Polrestabes Medan Amankan 3 Kg Ganja, Sejumlah Paket Sabu Hingga Beragam Senjata Disita
- Polrestabes Medan Ratakan Bantaran Rel KA Medan - Kualanamu yang Jadi Sarang Narkoba 3 Kg Ganja, Sejumlah Paket Sabu, Hingga Beragam Senjata Disita
Mengingat di tahun-tahun sebelumnya, proses pencairan bantuan honorer jasa pelayan masyarakat di Kota Medan selalu dicairkan terlambat dari waktu yang telah ditetapkan.
“Dari sekian banyak kendala, masalah keaktifan nomor rekening adalah salah satu penyebab yang paling sering ditemukan. Saya tidak menyalahkan Dinsos, tapi harusnya Dinsos bisa melakukan sosialisasi yang lebih masif lagi, ingatkan terus para pelayan masyarakat bahwa rekening mereka harus aktif, sebab pencairan tidak bisa dilakukan apabila rekening mereka tidak aktif,†katanya, Kamis (19/1).
Politisi PKS ini menjelaskan, seharusnya di awal Januari 2023 ini bantuan tersebut sudah diterima para pelayan masyarakat. Namun faktanya sampai saat ini, bantuan tersebut belum kunjung dicairkan.
Oleh karenanya, Rajudin meminta Dinsos Kota Medan untuk berkolaborasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan. Dengan begitu, setiap perangkat tersebut dapat mengingatkan warganya yang bekerja sebagai pelayan masyarakat agar menyiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan untuk proses pencairan bantuan.
“Sampai sekarang belum cair bantuan untuk mereka, padahal harusnya di awal Januari ini. Kasihan para pelayan masyarakat ini, terkadang untuk menyisakan saldo di rekening saja mereka tidak bisa, terakhir rekening mereka terblokir. Kabarkan kepada mereka bahwa proses pencairan akan dilakukan, supaya bagi mereka yang rekeningnya non aktif bisa segera mengaktifkan kembali rekening mereka,†pungkasnya.
Pada berita sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoruddin Rangkuti, mengaku akan menyalurkan kembali bantuan sosial kepada pelayan masyarakat. Saat ini pihaknya masih memvalidasi data yang sudah ada, agar disesuaikan dengan anggaran yang telah dipersiapkan, yakni Rp57,2 miliar lebih.
Adapun pelanan masyarakat yang bakal menerima bantuan tersebut yakni bilal mayit, penggali kubur, nazir masjid, imam masjid, ustaz, ustazah, khatib Jum’at, guru magrib mengaji, guru sekolah minggu, penatua gereja, pengurus gereja, pengurus vihara, pengurus klenteng, pengurus kuil, petugas gereja Katolik, guru sekolah Budha, guru sekolah Hindu, hingga guru sekolah Kong Hu Chu.(R02)
Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Anto Genk Prestasi Gemilang yang Membanggakan Sumatera Utara
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam hal pemberantasan narkoba di wilayah hulumn
Hukum
Polrestabes Medan Ratakan Bantaran Rel KA Medan Kualanamu yang Jadi Sarang Narkoba 3 Kg Ganja, Sejumlah Paket Sabu, Hingga Beragam Senjata
kota
Polsek Delitua Tembak Spesialis Curanmor Berulang Kali Beraksi di Medan Johor
kota
Dari Lengkong, Kita Belajar Arti Kemerdekaan
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi melepas rombongan kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten
News
Remaja Taman Setia Budi Indah Gelar Tasbih Bazar Kemerdekaan, Puluhan Lomba Ramaikan HUT ke81 RI.
kota
sumut24.co MEDAN, Remaja Taman Setia Budi Indah menggelar Tasbih Bazar Kemerdekaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdeka
kota
Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari
News
Polsek Beringin Amankan 3 Orang Remaja Diduga Kawanan Geng Motor Bersenjata
kota