Diduga Langgar Kode Etik, Oknum ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
sumut24.co MedanPemko Medan bergerak cepat merespons rumor yang beredar di media sosial terkait dugaan pelanggaran kode etik oleh salah sa
kota
Baca Juga:
Wali Kota Medan Bobby Nasution  menegaskan, eks Perisai Plaza di Jalan Pemuda Medan merupakan aset milik Pemko Medan. Dulunya, bangunan bekas plaza tersebut  pernah dikerjasamakan dengan sistem Build Operate Transfer (BOT) selama 30 tahun. Namun Februari 2018, masa BOT-nya telah berakhir.
Penegasan ini disampaikan Bobby Nasution dalam door stop bersama sejumlah wartawan di Balai Kota Medan, Selasa (5/4). Diungkapkan Bobby Nasution, hingga saat ini belum ada perpanjangan BOT karena perusahaan yang bekerja sama dengan Pemko Medan sekitar tahun 90-an mengalami kebangkrutan dan kemudian dilelang.
“Jadi, yang dilelang itu BOT-nya,  masa kerjasama selama 30 tahun tersebut. Bukan asetnya, bukan juga tanahnya. Cuma hak guna bangunan (HGB)-nya saja. Tapi setelah masa BOT-nya berakhir Februari 2018 lalu, maka eks Perisai  Plaza semua sudah menjadi milik Pemko Medan,†kata Bobby Nasution.
Menantu Presiden RI Joko Widodo ini selanjutnya mengungkapkan, Â ia telah menyampaikan kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemko Medan, tidak ingin ada lagi aset milik Pemko Medan yang jatuh kepada pihak yang tidak berwenang. Sebab, imbuhnya, selama ini banyak aset Pemko Medan diambil oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
“Saya sudah ingatkan dan berpesan kepada jajaran, jangan sampai ada lagi aset milik Pemko Medan yang dicuri atau diambil pihak yang tidak berwenang, baik itu secara halus maupun kasar. Aset Pemko Medan harus kita lindungi. Sebab, aset-aset ini bukan hanya milik Pemko Medan saja tapi juga milik masyarakat Kota Medan,†tegasnya didampingi Asisten Pemerintahan Kota Medan HM Sofyan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Zulkarnain, Kasatpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Harahap dan Kabag Prokopim Chusnul Fanany Sitorus.
Disinggung soal apakah ada aliran dana yang masuk ke kas Pemko Medan terkait eks Perisai Plaza, Bobby Nasution juga secara tegas menyampaikan bahwa sama sekali tidak ada aliran uang yang masuk ke Pemko Medan. “Ini pemerintah, ini negara dan ini milik masyarakat Kota Medan. Pemko Medan membelinya, uangnya berasal dari uang masyarakat, uang dari kantong kita semua yang bayar pajak dan segala macam. Uang yang kita kumpulkan itu untuk beli aset Pemko Medan. Jadi, itu milik masyarakat dan harus kita pertahankan dan perjuangkan,†tegasnya.
Ke depannya, kata Bobby Nasution, eks Perisai Plaza harus bisa dimanfaatkan dan digunakan untuk mensejahterakan masyarakat Kota Medan. Dikatakannya, pemanfaatannya itu baik untuk menambah PAD Kota Medan maupun untuk  masyarakat secara lebih luas, termasuk pemanfaatan pelayanan-pelayanan dasar yang bisa dirasakan  masyarakat.
sumut24.co MedanPemko Medan bergerak cepat merespons rumor yang beredar di media sosial terkait dugaan pelanggaran kode etik oleh salah sa
kota
sumut24.co MedanKetua Kordinator Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) Muhammad Edison (ME) Ginting mendorong Pemerintah Kota Medan memper
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H. menerima Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Negara Republ
News
Perkuat SDM Industri Sawit, Direktur PalmCo Arya Sandhiyudha Daftar Kuliah Magister ITSI
kota
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Dugaan Korupsi Kembali Seret Kepala Daerah
News
Pemkab Solok Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Teken MoU dengan Kemenag dan Pengadilan Agama
News
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pesta Oang Oang ( suka cita ) di peringati setiap tahunnya di kabupaten Pakpak Bharat, giat tersebut di gelar di
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kas
kota
Dua tokoh Asia Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
News