Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
Menyahuti aspirasi masyarakat sekaligus mewujudkan salah satu bagian dari janji kampanyenya, Wali Kota Medan Bobby Nasution akan merevitalisasi Lapangan Merdeka. Selain mengembalikannya sebagai Ruang Terbuka  Hijau (RTH),  revitalisasi yang  dilakukan akan mengusung konsep pelestarian kota bersejarah yang dipadukan dengan konteks dinamika rancang kota (urban design) kontemporer dengan mempertahankan signifikansi sejarah dan karakter lapangan yang dulunya bernama de Esplade tersebut sebagai ruang terbuka publik.
Dengan fungsi ruang terbuka publik, lapangan bersejarah itu diharapkan dapat menjadi pemersatu masyarakat Kota Medan. Meski berlatarbelakang berbagai etnis namun semua nantinya pasca revitalisasi yang dilakukan dapat memanfaatkan Lapangan Merdeka menjadi tempat berkumpul sekaligus  menikmatinya sebagai RTH maupun cagar budaya. Oleh karenanya Bobby Nasution berupaya agar revitalisasi dapat dilakukan secepatnya.
“Revitalisasi Lapangan Merdeka ini akan dikembalikan fungsinya seperti awal sebagai ruang terbuka hijau. Untuk itu  revitalisasi Lapangan Merdeka  akan mengusung konsep hijau,” kata Bobby Nasution seraya menegaskan, revitalisasi yang dilakukan untuk menyahuti suara masyarakat. “Kami mendengar masyarakat ingin Lapangan Merdeka dikembalikan sebagai RTH dan cagar budaya. Suara masyarakat kami jalankan,” imbuhnya.
Revitalisasi Lapangan Merdeka yang akan dilakukan Bobby Nasution menfaat dari janji kampanye dulu mendapatkan sambutan positif dan dukungan penuh dari Dr Shafwan Hadi Umry, budaywan sekaligus Sastrawan Kota Medan saat dihubungi kemarin. Dia menilai, pendekatan revitalisasi dengan  mempertahankan pelestarian sejarah dan karakter Lapangan Merdeka sebagai ruang publik terbuka sangatlah tepat.
“Langkah ini sudah tepat, sebab saat ini banyak manusia modern yang kian terisolasi di rumahnya sendiri. Tidak ada lagi pertemuan kultur. Dengan dilakukannya revitalisasi Lapangan Merdeka ini , tentunya dapat  menjadi salah satu tempat berkumpulnya semua orang dari berbagai etnis sehingga bisa terwujud  wahana pertemuan kultur dan keluarga,”  ungkap Shafwan.
Apalagi, jelas Shafwan, revitalisasi Lapangan Merdeka dilakukan untuk menjawab aspirasi  sehingga nantinya dapat menjadi pemersatu masyarakat,  misalnya melalui pergelaran seni berbagai etnis yang digelar  di Lapangan Merdeka.
Dengan revitalisasi yang dilakukan, Shafwan berharap Lapangan Merdeka akan  menjadi ruang  pertemuan. Apalagi lapangan yang pada masa penjajahan Jepang sempat berganti nama menjadi Fukuraido ini merupakan salah satu kultur budaya yang dimiliki Kota Medan saat ini. Selain menjadikannya sebagai RTH, kata Shafwan, Lapangan Merdeka juga dapat dijadikan tempat pesta budaya. Artinya, seluruh etnis yang ada berkumpul di Lapangan Merdeka menggelar pesta budaya.
“Saya berharap dengan revitalisasi yang dilakukan Pak Wali ini, kian menumbuhkan kebersamaan masyarakat Kota Medan yang multi etnik, misalnya melalui pertunjukan seni dan budaya. Dengan demikian seluruh etnis yang ada dapat berkumpul dan menikmati Lapangan Merdeka bersama-sama,” harapnya.r02
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pesta Oang Oang ( suka cita ) di peringati setiap tahunnya di kabupaten Pakpak Bharat, giat tersebut di gelar di
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kas
kota
Dua tokoh Asia Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat langkah penanggulangan stunting melalui Gerakan Aksi Bergizi di Se
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peringatan hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat yang ke 23Tahun, yang dilaksanakan setiap tahunnya pada tgl 28 Juli.
News
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
kota
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
kota
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
kota