KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
- Mendapat Sorotan, Camat Medan Johor Himbau Material Proyek Drainase di Kuala Bekala Dirapikan
- HUT Ke-81 RI, 638 Warga Binaan Lapas TBA Terima Remisi, 17 Orang Langsung Bebas
- Diduga Oknum Polisi Lakukan Kekerasan Fisik dan Intimidasi Mental di Parkiran Polrestabes Medan Terhadap Advokat Indra Surya Nasution SH
Rencananya dana tersebut diperuntukkan bagi keberlanjutan pembangunan berdasarkan Visi dan Misi Tanjungbalai Emas.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim selepas menerima dana tersebut, menerangkan bahwa dana bagi hasil (DBH) yang diterimanya itu jumlah keseluruhannya sebesar Rp 4.598.030.553.
"Dana ini nantinya akan kami kelola secara akuntabel dan transparan, serta difokuskan untuk mendukung program-program prioritas daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, nantinya penggunaan dana tersebut akan diarahkan untuk mendukung percepatan pelaksanaan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
"Tujuannya untuk mewujudkan pembangunan nasional yang berkeadilan, penguatan ekonomi kerakyatan, serta kesejahteraan rakyat dari pusat hingga ke daerah," ujar Mahyaruddin Salim.
Dan menjadi bagian dari sinergi yang erat antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta menjadi dukungan nyata dalam mewujudkan pembangunan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan.
"Dengan adanya dukungan anggaran ini, Pemerintah Kota Tanjungbalai semakin optimis dalam melanjutkan berbagai program strategis demi tercapainya visi pembangunan daerah yaitu Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Aman, Sejahtera)," pungkas Wali Kota.
Sebelumnya, Gubernur Sumatra Utara (Gubsu), Boby Nasution disela - sela kegiatan tersebut menekankan agar dana bagi hasil (DBH) yang disalurkannya itu dipergunakan untuk mensukseskan asta cita Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Terima kasih dan apresiasi saya dengan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota seluruh Sumut yang sudah bekerja keras dalam menyukseskan pengelolaan keuangan daerah. Saya mengimbau agar seluruh Kepala Daerah nya mengelola dana bagi hasil (DB H) ini secara akuntabel dan transparan," ujarnya.
Diketahui, keseluruhan dana bagi hasil (DBH) itu disalurkan pada Tahun 2025 ini berjumlah sebesar Rp 647 Milyar. Dana tersebut disalurkan oleh Gubsu, Boby Nasution dengan 33 Kabupaten/Kota diwilayah Sumatra Utara (Sumut). (eko)
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News