Rabu, 07 Oktober 2026

Mendapat Sorotan, Camat Medan Johor Himbau Material Proyek Drainase di Kuala Bekala Dirapikan

Darmanto - Rabu, 07 Oktober 2026 13:15 WIB
Mendapat Sorotan, Camat Medan Johor Himbau Material Proyek Drainase di Kuala Bekala Dirapikan
Sudarmanto
Medan |sumut24.co -

Baca Juga:

Proses pekerjaan pembangunan sistem drainase perkotaan berlokasi di jalan gudang/perumahan Johor City s/d jalan jamin Ginting, kecamatan Medan Johor, Kota Medan menghimbau pekerja teknis untuk merapikan material proyek.


Himbauan itu disampaikan, Dr. Bachtiar Rivai Nasution, S.STP., M.AP (Camat Medan Johor) saat dikonfirmasi wartawan bahwa, material pekerjaan proyek agar tidak menimbulkan keluhan warga dan mengganggu pengendara saat beraktivitas, Rabu (7/10/2026).


Terkait pekerjaan itu, camat Medan Johor menjelaskan bahwa, proyek tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan giat gotong royong massal dan sapa warga yang dilakukan diwilayah Kecamatan Medan Johor Kelurahan Kwala Bekala.


"Ini merupakan salah satu upaya pengurangan dampak dan mempercepat surutnya genangan air di wilayah Jl. Jamin Ginting berdasarkan kajian tim teknis Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kota Medan. Mengenai material proyek akan saya sampaikan pada pekerja teknis untuk merapikan material agar tidak mengganggu akses jalan warga," ucap Bachtiar Rivai Nasution.


Sebelumnya, Dedi Iswandi Lubis salah seorang pengamat lingkungan hidup kota Medan sangat menyayangkan, pekerjaan proyek tersebut telah mengundang keresahan warga dan membuat kesulitan pengendara saat beraktivitas.


Tidak hanya itu, aktivitas pengerukan tanah pemasangan gorong gorong pekerjaan proyek tersebut juga dinilai telah menimbulkan polusi udara. Dimana, sisa tanah yang berserakan di sepanjang jalan tersebut berdebu dan berdampak buruk pada kesehatan.


'Kepada pemerintah kota (pemko) Medan dan pihak pekerja teknis jangan hanya mencari dan mengambil keuntungan saja. Akan tetapi perhatikan lingkungan sekitar yang lokasi pekerjaan berada tidak jauh dari lingkungan warga, sekolah dan kantor lurah Kuala Bekala tempat warga beraktivitas melakukan pengurusan surat menyurat dan administrasi lainnya. Jangan sampai pengerjaan itu mengganggu kondisi lingkungan dan tidak menimbulkan keresahan bagi warga sekitar maupun pengendara saat beraktivitas. Proyek yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat justru dikeluhkan karena pelaksanaannya dinilai mengabaikan sejumlah aspek penting khususnya dari keselamatan pengguna jalan," ungkap Dedi.


Untuk diketahui, pengerjaan proyek Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kota Medan dengan paket pengerjaan Pembangunan Sistem Drainase Perkotaan bertempat di Jln Gudang/Perumahan Johor City s/d Jln Jamin Ginting, Kecamatan Medan Johor dengan Nomor Kontrak 013/SP/29.4/APBD/2026 Tanggal 29 September 2026 Nilai Anggaran Rp4.968.027.000,00,' waktu pengerjaan 148 (seratus empat delapan) hari, sumber anggaran APBD, penyedia jasa CV AMAR MULIA dengan konsultan supervisi PT Konsulindo Citra Ernala.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Darmanto
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penguatan Kinerja PUD Pasar Jadi Perhatian dalam RKAP 2027
Rico Waas Dukung Penuh Kampung Nelayan Merah Putih, Masa Depan Nelayan Medan Jadi Perhatian
Airin Rico Waas dan Dokter Kecil Praktik Cuci Tangan, Tandai Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di Medan
Proyek Drainase Dinas SDABMBK Kota Medan di Medan Johor Mendapat Sorotan
Proyek Bahu Jalan Paya Gambar Disorot: Debu Bertebaran, Tanpa Plank Proyek
Tinggalkan Kesan Lama, Posyandu Kota Medan Kini Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru