Senin, 16 Februari 2026

Pencarian 2 Remaja Hanyut di Sungai Bilah Dilanjutkan

Administrator - Rabu, 19 Februari 2020 08:04 WIB
Pencarian 2 Remaja Hanyut di Sungai Bilah Dilanjutkan

 

Baca Juga:

LABUHANBATU I Sumut24.co

Dua dari enam orang remaja belia, dikabarkan hanyut di aliran Sungai Bilah, Selasa (18/2/2020) tepatnya disekitar Lubuk Boting, Lingkungan Aek Siranda, Kel. Siringoringo Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara sekitar jam 16.30 WIB.

Informasi diperoleh, Kedua Anak Baru Gede (ABG) yang dikabarkan hanyut itu bernama Angga (13) warga Jl. Torpisangmata dan Bima (11) warga Jl. Majapahit belum ditemukan. Sedangkan, Iksan (12) sempat diselamatkan warga yang sedang memancing di tepian sungai tersebut.dan temannya Gilang, Ilham dan Atan, selamat karena hanya mandi di tepian sungai.

“Mereka berenam berangkat mandi ke sungai naik sepeda sekitar jam 14.00 WIB. Tapi terdengar mereka hanyut sekitar jam 16.30 WIB,” ungkap Dian Heelina alias Dedek ibu kandung Gilang kepada wartawan ketika disambangi dikedimannya di Jl. Majapahit.

Kata Dedek, jarak dari kediaman mereka ke lokasi kejadian diperkirakan sekitar 2 kilometer. Menurut pengakuan Ilham, kepadanya, ketiganya, (korban) mandi di sungai dengan menggunakan rakit batang pisang. Nahas, tidak tahu bagaimana, ketiga anak yang menaiki rakit batang pisang itu hanyut hilang terseret arus sungai.

“hanya Iksanlah yang sempat terselamatkan orang tua yang sedang mancing, sedangkan kawan mereka yang Dua lagi terbawa derasnya arus sungai” urainya.

Saat ini, Sambung Dedek, keempat anak selamat mengalami trauma. Bahkan kata dia, anaknya Ilham tak dapat dimintai keterangan karena mengalami ketakutan.

“Ilham ngomong saat menceritakan kejadian itu saja kepada saya, setelah itu gak bisa lagi ditanyai. Lebih banyak diamnya,” katanya

Sedangkan warga lainnya mengaku jika korban Angga saat akan berangkat sempat pamitan kepada sejumlah warga dan melambaikan tangan.

“Si Angga sebelum berangkat melambaikan tangan dan bilang kami berangkat ya,” ujar warga di sana.

Untuk melakukan pencarian para korban, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu menerjunkan perahu karet dan sejumlah personel. Namun, karena situasi gelap dan sulitnya lokasi disertai turunnya hujan pencarian akan dilanjutkan pada hari ini, Rabu (13/2/2020) pukul 06.00 Wib.

“Sementara pencarian para korban hanya menerjunkan satu perahu. Besok akan difokuskan dengan menambah personel,” ujar Kabid Siaga BPBD.(Wahyudi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Jelang Ramadhan 1447 H, Rico Waas Punggahan dan Bantu Masjid Ikhwanul Muslimin Medan Amplas
UNPAB Resmikan dan  Peletakan Batu Pertama Science Techno Park Al-Amin
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
komentar
beritaTerbaru