Selasa, 09 Juni 2026

RUPS Bank Sumut Panaskan Target KBMI 2, Bupati Madina Saipullah Nasution Ikut Dorong Penguatan Modal

Administrator - Selasa, 07 April 2026 17:42 WIB
RUPS Bank Sumut Panaskan Target KBMI 2, Bupati Madina Saipullah Nasution Ikut Dorong Penguatan Modal
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, turut ambil bagian dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumatera Utara yang digelar di Kantor Pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Nomor 18, Medan, Senin (6/4/2026).

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dan dihadiri para kepala daerah se-Sumut sebagai pemegang saham Bank Sumut.

Dalam forum itu, muncul satu kesepakatan besar: Bank Sumut harus segera naik kelas ke Kelompok Bank dengan Modal Inti 2 (KBMI 2).

KBMI 2 sendiri merupakan kategori bank dengan modal inti antara Rp6 triliun hingga Rp14 triliun. Saat ini, posisi Bank Sumut masih berada di level KBMI 1, yang artinya perlu lompatan signifikan untuk memenuhi standar tersebut.

Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa target ini bukan sekadar ambisi, melainkan kebutuhan strategis menghadapi regulasi ke depan.

"Pada 2029, OJK menetapkan minimal modal bank itu Rp6 triliun. Artinya, kita harus bersiap dari sekarang agar Bank Sumut bisa masuk ke KBMI 2," ujarnya usai rapat.

Untuk mencapai target tersebut, Bank Sumut diperkirakan membutuhkan tambahan modal sekitar Rp800 miliar. Sebagai langkah konkret, para pemegang saham sepakat untuk menyetorkan kembali 15 persen dividen tahun buku 2025 sebagai tambahan modal pada 2026.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mengambil langkah agresif dengan mengalokasikan tambahan modal sebesar Rp100 miliar tahun ini.

Sejumlah pemerintah kabupaten/kota juga disebut akan ikut berkontribusi melalui penyertaan modal yang dianggarkan dalam APBD masing-masing.

Meski demikian, Bobby Nasution mengingatkan bahwa penguatan Bank Sumut tidak boleh hanya bergantung pada suntikan dana dari pemerintah daerah.

Menurutnya, transformasi juga harus dilakukan dari sisi bisnis dan produk agar mampu bersaing dengan bank nasional.

"Kita harapkan tidak hanya mengandalkan APBD dan ASN. Bank Sumut harus punya produk yang kompetitif dan mampu menarik dana pihak ketiga dengan biaya yang efisien," tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar menjadikan Bank Sumut sebagai bank daerah yang kuat, modern, dan siap bersaing di level nasional dalam beberapa tahun ke depan.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bank Sumut: ASEAN U-19 Championship 2026 Jadi Investasi Pembinaan Generasi Muda
Idul Adha dan Semangat Berbagi, Bank Sumut Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Masyarakat
Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Bank Sumut Angkat Bicara Terkait LHP BPK RI, Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola
Tuntutan Ringan Kasus Korupsi Aset PTPN II Senilai 263 Miliar: Tanda Tanya Besar di Balik Langkah Penegak Hukum
Bank Sumut Raih Taxpayer Award dari DJP, Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Pajak Digital bagi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru