Senin, 27 Juli 2026

Soal Kasus Penganiayaan Hingga Pembacokan di THM NZ, Ratusan Kader AMPI Akan Menggelar Aksi Solidaritas

Darmanto - Sabtu, 24 Januari 2026 14:56 WIB
Soal Kasus Penganiayaan Hingga Pembacokan di THM NZ, Ratusan Kader AMPI Akan Menggelar Aksi Solidaritas
Ist
Medan |sumut24.co -

Baca Juga:

Sebanyak ratusan masa kader AMPI, dalam waktu dekat akan menggelar aksi damai di Mapolda Sumut dan Polrestabes Medan juga ke Lokasi Tempat Hiburan Malam (THM) New Zone. Aksi kader Satgas AMPI tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap, M Guswanda Anggi Rivaldi Simanjuntak alias Angga yang menjadi korban penganiayan/pembacokan oleh sekelompok oknum pereman, Minggu (18/1/2026) pagi dini hari pukul 03.00 Wib.


"Aksi damai ratusan masa kader AMPI mendatangi Polda Sumut, Polrestabes Medan dan THM New Zone adalah sebagai bentuk solidaritas terhadap, Angga (korban) pembacokan agar proses hukum yang tengah ditangani Polsek Medan Kota menjadi atensi Kapolda Sumut dan Kapolrestbes Medan terhadap para pelaku untuk di proses hukum," ujar Budi H Sormin alias Busor Ketua DPD Satgas AMPI Sumut kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).


Lanjut ditegaskan Busor yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC - AWI) Kota Medan ini, korban (Angga) adalah kader AMPI dan anggota di DPC AWI Kota Medan, menjadi sasaran oknum pereman yang identitasnya sudah kami ketahui, dan kami menduga, para pelaku adalah oknum oknum yang identitasnya sudah dikenal oleh pihak management THM New Zone.


"Dalam waktu dekat, surat permohonan aksi damai sebagai bentuk solidaritas sesama kader AMPI ke Polda Sumut, Polrestabes Medan akan kami layangkan. Kami dari kader AMPI berharap, apa yang menjadi keinginan dalam penangan proses hukum yang telah ditangani pihak kepolisian (Polsek Medan Kota) berjalan sebagaimana mestinya oleh korban maupun pihak keluarga korban," ungkap ditegaskan Busor.


Sebelumnya, istri dan keluarga (adik perempuan korban) kepada wartawan dalam pernyataan bahwa, pihak management THM New Zone yang mengatakan tidak mengetahui dan menyebutkan bahwa peristiwa awal keributan dan penganiayaan korban oleh para pelaku adalah pernyataan pembelaan diri. Sebab, sebelum kejadian terjadi, korban (Angga) bersama adik perempuannya datang menemui manager THM New Zone (Aan) dengan mengatakan bahwa, kedatangan korban untuk menjemput kemanakannya bernama Akbar yang berkelahi di toilet New Zone dengan sejumlah orang yang diduga para pelaku yang menganiaya/pmembacok korban.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Darmanto
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ivanre Sampitmo Manik Lolos Masuk SMA Taruna Nusantara Magelang
Di Ajang PRSU ke-50, Kabupaten Asahan Tampilkan Pesona 14 Etnis dan Kekayaan Produk Unggulan
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Ledakan Terjadi di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Alami Rusak
Ratusan Hadiah Lucky Draw Meriahkan Rakerda dan Family Gathering JMSI Sumut 2026
Kuasa Hukum: Antonius Devolis Tumanggor Kooperatif Jalani Pemeriksaan Di Polrestabes Medan
komentar
beritaTerbaru