Dari OTT Imigrasi ke Konsolidasi Pelayanan Publik
Dari OTT Imigrasi ke Konsolidasi Pelayanan Publik
kota
Baca Juga:
- Dugaan Pungli Beli Bangku Rp1,5 Juta Mencuat di SMAN 1 Kisaran : Orang Tua Heran Anak Zonasi Tak Lulus, Pihak Sekolah Bantah
- Oknum HRD PT BIG Diduga Mengetahui Gaji Ratusan Buruh PT BIA Dipungli Rp10 Ribu dan Buruh Aktif Diwajibkan Menandatangani Surat Pengunduran Diri Sepih
- Tiga Pria Diduga Lakukan Pungli di Jalinsum Sipirok Diamankan Polisi, Kapolsek: Jika Mengulangi Akan Diproses Hukum
Fokus utama dari operasi ini adalah menindak para pelaku pungli dan premanisme yang sering kali meresahkan masyarakat di berbagai titik wilayah Kota Padangsidimpuan, terutama di kawasan pusat aktivitas publik.
Pelaksanaan Operasi Pekat Toba 2025 ini mengacu pada beberapa dasar hukum penting, antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Surat Telegram Kapolri Nomor STR/1081/IV/OPS.1.3/2025 tanggal 28 April 2025 mengenai pelaksanaan operasi kewilayahan untuk menanggulangi gangguan keamanan dan premanisme, serta Surat Perintah Tugas Nomor: SPRIN/262/V/2025 tanggal 1 Mei 2025. Semua dasar ini menjadi pedoman dalam menegakkan hukum demi menciptakan situasi kamtibmas dan iklim investasi yang aman dan kondusif.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, tim berhasil mengamankan lima orang yang diduga sebagai pelaku parkir liar. Mereka adalah Doli Nasution alias Cukir (45 tahun), Edi Chandra alias Pablo (42 tahun), Tulus Pandapotan Sianipar alias Mando (29 tahun), Rahmad Fauzi alias Bising (25 tahun), dan Rizky alias Gasing (30 tahun).
Seluruhnya merupakan warga Kota Padangsidimpuan dan bekerja sebagai wiraswasta. Para pelaku diamankan di lokasi berbeda dan kemudian dibawa ke Satreskrim Polres Padangsidimpuan untuk dilakukan pemeriksaan dan interogasi lebih lanjut.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai yang diduga hasil dari pungutan liar. Uang yang disita masing-masing sebesar Rp2.000, Rp3.000, Rp4.000, dan dua lembar Rp5.000, yang semuanya diperoleh dari aktivitas parkir liar di wilayah kota.
Jumlah nominal tersebut memang terkesan kecil, namun dampak sosialnya cukup besar karena menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan di kalangan masyarakat.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap praktik premanisme, termasuk parkir liar dan pungli, akan terus dilakukan demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
"Kami tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme yang meresahkan warga. Melalui Operasi Pekat Toba 2025 ini, kami ingin menegakkan hukum dengan tegas dan memberikan efek jera kepada para pelaku," ungkap Kapolres.
Lebih lanjut, AKBP Wira Prayatna mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala bentuk tindakan yang mencurigakan atau meresahkan.
"Kami butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Mari kita bersama-sama ciptakan Kota Padangsidimpuan yang bebas dari praktik pungli, aman untuk beraktivitas, dan kondusif bagi investasi," tambahnya.
Operasi ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Padangsidimpuan serius dalam upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan publik. Diharapkan, melalui penertiban yang konsisten dan berkelanjutan, aksi-aksi premanisme dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik.zal
Dari OTT Imigrasi ke Konsolidasi Pelayanan Publik
kota
sumut24.co MedanAnggota DPRD Medan Binsar Simarmata mengapresiasi tim PLN Transmisi yang sudah bekerja keras siang dan malam di tengah huj
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama SelfRegulatory Organization (SRO) kembali menyelenggarakan Public Expose Live (Pu
Ekbis
sumut24.co FinlandiaNokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengumumkan kerja sama untuk memodernisasi jaringan seluler
Ekbis
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
kota
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
kota
Terungkap! Skema Distribusi Air PDAM Tirtanadi Tapsel&ndashPadangsidimpuan, Ini Fakta Sebenarnya, Dari Pajak Hingga Biaya Pasang
kota
UNIQLO Hadirkan Koleksi Kapsul Musim Panas 2026 UNIQLO F.RISSO, Pakaian Seharihari dengan Sentuhan Seni ItaliaTersedia mulai 22 Juni 2026 J
Umum
Delapan Bulan Terputus, Warga Medan Krio Desak Perbaikan Jembatan PenghubungMedansumut24.co Jembatan penghubung di Jalan Pelita, Desa Medan
News