Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Baca Juga:
Berdasarkan informasi dari masyarakat, Tim Opsnal Satres Narkoba langsung melakukan penyelidikan pada Sabtu, 12 April 2025 pukul 17.00 WIB.
Petugas menemukan Saddam Husein sedang berdiri di samping sepeda motornya. Saat digeledah, ditemukan satu bungkus plastik klip berisi ganja di kantong jaket sebelah kanannya dan satu paket sabu yang sempat dibuang ke tanah.
Setelah diinterogasi, Saddam mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bernama Henri Saputra Hasibuan alias Ken, yang diketahui sebagai residivis dalam kasus yang sama.
Tanpa buang waktu, petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Henri yang sedang duduk santai di bawah pohon sawit, hanya 50 meter dari lokasi penangkapan pertama.
Dari tangan Saddam Husein Barang bukti (Barbut) :
- 1 paket sabu seberat 0,12 gram
- 1 paket ganja seberat 4,10 gram
- 1 bungkus rokok Sampoerna Mild
- 1 unit sepeda motor Suzuki Satria F merah (tanpa plat)
Dari Henri Saputra Hasibuan alias Ken:
- 11 bungkus plastik klip berisi sabu total seberat 3,36 gram
- 1 bungkus plastik klip berisi ganja 0,50 gram
- Plastik klip kosong untuk pengemasan
- Dompet putih merek ELSYA SIREGAR
- Sendok kecil untuk mengemas sabu
- Uang tunai Rp200.000 hasil penjualan narkoba
Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Padangsidimpuan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam keterangan resminya, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr Wira Prayatna menyatakan bahwa kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba.
"Narkoba bukan hanya merusak fisik, tapi juga menghancurkan masa depan. Siapapun yang terlibat, baik pengedar maupun pengguna, akan kami tindak tegas tanpa kompromi. Polres Padangsidimpuan berkomitmen menjadikan wilayah ini bersih dari narkoba, "ujar AKBP Dr. Wira Prayatna.
Beliau menambahkan, kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam mengungkap jaringan-jaringan narkoba yang masih tersembunyi.
"Kami butuh partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Informasi dari warga sangat membantu kami dalam menindak tegas para pelaku kejahatan narkotika, "tambahnya.
AKBP Dr Wira Prayatna juga menegaskan bahwa narkoba dan kekerasan adalah dua hal yang harus diberantas secara bersamaan, karena banyak kasus kriminal lainnya bermula dari penyalahgunaan narkoba.
Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis terkait kepemilikan dan peredaran narkotika golongan I, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Penangkapan ini menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba belum usai. Polres Padangsidimpuan terus bekerja keras menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.
Mari bersama katakan tidak pada narkoba, demi Padangsidimpuan yang lebih aman, bersih dan sehat!.zal
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota
Hemat Biaya Tanam dan Panen, Petani Tapsel Terima Bantuan Traktor dan Mesin Perontok Padi
kota
Geger Penemuan Jasad Wanita di Bukit Simarsayang Padangsidimpuan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
kota