Polda Sumut-Kejati Sumut Teken MoU, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional Tanpa Praktik Transaksional
Polda SumutKejati Sumut Teken MoU, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional Tanpa Praktik Transaksional
kota
Baca Juga:
- Polda Sumut-Kejati Sumut Teken MoU, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional Tanpa Praktik Transaksional
- Kembali Mengamuk, GEMPPAR Desak Bupati Copot Kadis Perhubungan, Ada Dugaan KKN dan Kerugian Keuangan Daerah
- Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan Ditengah Ketidakpastian Ekonomi
Pengungkapan ini melibatkan penyelamatan 12 warga negara Bangladesh yang menjadi korban penyekapan
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, SH, SIK, MH, menyampaikan bahwa kasus ini bermula dari laporan polisi A/13/XII/2024 yang diterima pada 26 Desember 2024.
Kejadian tersebut terjadi pada 25 Desember 2024 pukul 01.00 WIB di Jalan Mawar, Kelurahan Jembatan, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
*Kronologi Kejadian**
Menurut Kapolres, laporan awal diterima pada 24 Desember 2024 tentang dugaan penyekapan warga negara asing.
Informasi ini menyebutkan bahwa para korban dimintai tebusan uang untuk dibebaskan. Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi yang dimaksud.
"Setiba di lokasi, kami menemukan 13 orang, terdiri dari 12 warga negara Bangladesh dan yang diduga sebagai pelaku. Pelaku adalah pasangan suami istri, MS (38) dan istrinya MS (32), yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar AKBP Wira Prayatna.
Para korban awalnya dijanjikan pekerjaan di Australia. Namun, kenyataannya mereka hanya transit di Indonesia.
Beberapa dari mereka bahkan tidak memiliki paspor resmi dan diketahui masuk ke Indonesia melalui jalur laut dan darat secara ilegal.
Barang bukti yang diamankan meliputi enam paspor asli, empat fotokopi paspor, serta uang tebusan sebesar Rp21 juta per orang.
*Peran TNI dalam Pengungkapan*
Dandim 0212 Tapsel, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., mengapresiasi kerja sama yang solid antara TNI, Polri, dan Pemko Padangsidimpuan.
"Informasi awal diperoleh dari Babinsa yang mendapatkan laporan adanya dugaan penyekapan ini. Kami langsung bergerak bersama Polres Padangsidimpuan," ujar Letkol Delli.
"Awalnya Kejadian ini didapatkan dari salah satu Babinsa dari Kodim yang mendapatkan informasi dari rekan kita di Asahan, bahwa adanya dugaan penyekapan terhadap warga negara asing di Kota Padangsidimpuan. Dari konteks tersebut kemudian Babinsa mencoba melaksanakan penyelidikan, melaporkan kepada komandan Koramil dan juga kepada kami di Kodim," tambahnya.
Operasi ini juga merupakan bagian dari patroli gabungan yang dilakukan saat malam Natal.
Dalam operasi tersebut, TNI bersama Polri menunjukkan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Padangsidimpuan.
*Pemerintah Kota Padangsidimpuan Turut Berperan*
Pj. Sekretaris Kota Padangsidimpuan, Ary Junaidi DP. Lubis, SE, M.M., memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. "Kami berterima kasih kepada TNI, Polri, dan imigrasi atas keberhasilannya mengungkap kasus ini. Kami juga telah menginstruksikan camat dan kepala desa untuk meningkatkan pengawasan terhadap warga yang menginap di wilayah masing-masing," tegas Ary Junaidi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejanggalan kepada aparat setempat guna menjaga keamanan di Kota Padangsidimpuan.
*Penanganan Lebih Lanjut*
Para korban saat ini telah diserahkan ke pihak Imigrasi Sibolga untuk pendataan lebih lanjut. Pihak Imigrasi Sibolga menjelaskan, "Proses pemulangan akan dimulai dengan pengurusan dokumen perjalanan. Kami akan berkoordinasi dengan kedutaan terkait."
Sementara itu, penyidikan terhadap pasangan tersangka terus dilakukan. Kapolres Padangsidimpuan menyebutkan bahwa ini adalah kali pertama tersangka melakukan aksi serupa, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya jaringan lain.
Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mengungkap kasus-kasus besar seperti TPPO. Masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam melaporkan setiap indikasi kejahatan yang terjadi di sekitarnya demi terciptanya keamanan dan ketertiban.zal
Polda SumutKejati Sumut Teken MoU, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional Tanpa Praktik Transaksional
kota
sumut24.co ASAHAN, Puluhan massa Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (GEMPPAR) Asahan kembali turun ke jalan, Selasa (28/7/2026).
News
sumut24.co MEDAN, Ketidakpastian ekonomi, meningkatnya biaya kesehatan, perubahan pola kerja, serta bertambahnya tanggung jawab keluarga te
kota
BNNP SUMUT Gagalkan Peredaran Sabu di Kawasan Helvetia Medan 8 Kg Sabu Disita.
kota
Bunda Yin Gerindra Sumut Siap Dukung Tani Merdeka Indonesia Kawal Ketahanan Pangan Prabowo
kota
Kepala KUA Sunggal Serahkan SK Kepengurusan BKM Masjid AlIkhlas Medan KrioMedansumut24.co Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungg
News
Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal &lsquoLondo Ireng&rsquo
kota
MEDAN Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan persoalan mendas
News
MEDAN Sumut24.co Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara periode 20262031 resmi dilantik di Gedung B
Politik
Polrestabes Medan Gerebek Rumah Kos di Kawasan Medan Labuhan 2 Tersangka Berikut Barang Bukti Diamankan.
kota