Minggu, 17 Mei 2026

Kepala Ombudsman Sumut Sebut Kepsek MAN 1 Sergai Mangkir

Administrator - Jumat, 16 Juli 2021 13:21 WIB
Kepala Ombudsman Sumut Sebut Kepsek MAN 1 Sergai Mangkir

Medan I Sumut24.CO

Baca Juga:

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, menilai ketidak hadiran Kepala MAN 1 Serdang Bedagai (Sergai) FN, saat diundang untuk permintaan klarifikasi langsung oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumut yang menangani laporan Ye, atas dugaan maladministrasi terhadap laporan dugaan tindak pidana pencabulan yang dilaporkan Ye ke Polres Sergai, dinilai sebagai bentuk mangkir.

Karena orang nomor satu di MAN 1 Sergai ini tidak hadir tanpa pemberitahuan, Ombudsman akan melayangkan surat panggilan I kepada FN.

“Dipanggil untuk hadir pada Kamis, 22 Juli pukul 15.00 Wib,” kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, Jumat (16/7/21).

Abyadi mengatakan, surat panggilan yang dilayangkan ini berbeda dengan surat undangan yang telah dilayangkan sebelumnya. Surat panggilan ini kata Abyadi, punya tenggat waktu.

Pasal 8 (d) UU No 37 tahun 2008 menyebutkan, bahwa dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat, Ombudsman RI berwewenang memanggil terlapor.

Pasal 28 (a) juga menjelaskan, dalam rangka pemeriksaan laporan, maka Ombudsman dapat memanggil terlapor secara tertulis.

Pasal 31 menegaskan, bila terlapor telah dipanggil tiga kali berturut tidak memenuhi panggilan dengan alasan yang sah, maka Ombudsman dapat meminta bantuan kepolisian untuk menghadirkan yang bersangkutan secara paksa.

“Karena Kepala MAN tidak memenuhi undangan Ombudsman tanpa penjelasan, sehingga kami anggap Kepala MAN tidak koperatif. Sebab, yang bersangkutan tidak menginformasikan alasan tidak memenuhi undangan Ombudsman. Karena itu, Ombudsman menggunakan kewenangan konstitusional yang dimiliki Ombudsman, yakni dengan mengirimkan surat panggilan,” jelasnya.

Sebelum mengundang Kepala MAN 1 Sergai, Ombudsman yang menangani laporan Ye sebelumnya juga mengundang Polres Sergai untuk diklarifikasi langsung pada Kamis (15/7/21) kemarin. Klarifikasi kepada Polres Sergai dilakukan Ombudsman dalam rangka menelusuri apa kendala dalam memproses laporan Ye. Namun, karena sesuatu hal, Polres Sergai meminta Ombudsman menunda klarifikasi.

Di hari Jumat (16/7/21) diketahui, Polres Sergai melakukan pemeriksaan lanjutan atas laporan kasus dugaan cabul dengan memanggil Ye, sebagai pelapor. Informasinya, terlapor juga dipanggil oleh Polres Sergai. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
Polres Asahan Gerak Cegah Narkoba, Razia THM Berjalan Aman dan Tertib
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
komentar
beritaTerbaru