Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
Medan I SUMUT24.CO
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan sosialisasi tentang pencegahan korupsi kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta suami/istri di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan berlangsung di Gedung Pendopo Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (3/2/2021).
Dalam paparannya Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menekankan pentingnya keluarga menjadi garda integritas yang melindungi setiap insan yang bekerja di Pemprov Sumut dan bukan sebaliknya.
Berdasarkan pengalaman dan kasus-kasus TPK yang ditangani KPK, kata Lili, semakin banyak pasangan suami-istri bahkan anggota keluarga yang terlibat dalam kasus korupsi.
“KPK berharap agar Ibu atau istri-istri pejabat di Pemprov Sumut memberikan dukungan terbaik bagi para suami yang bekerja di Pemprov Sumut agar bekerja dengan penuh integritas. Sehingga, tidak lagi menyesal di masa depan apabila terjadi permasalahan hukum,†pesan Lili.
Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya kepada jajarannya agar mengambil pelajaran dari peristiwa penindakan terhadap beberapa kepala daerah dan pejabat di pemda yang melibatkan istri atau suami.
“Agar peristiwa tersebut tidak diulangi oleh seluruh pejabat di Pemropv Sumut. Para istri atau suami menjadi faktor penopang bagi suami atau istri yang melaksanakan tugas di Pemprov Sumut untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tidak melakukan korupsi,†harapnya.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Sumut Musa Rejekshah yang saat ini menjabat sebagai Ketua salah satu partai politik di Sumut mengakui bahwa realitasnya memang ada kebutuhan pendanaan yang harus dimiliki oleh pejabat publik dalam pelaksanaan tugasnya.
Ia menyampaikan bahwa integritas dan implementasi e-government menjadi salah satu upaya untuk mencegah agar pejabat publik tidak melakukan penyimpangan dan korupsi. (R03)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota