Oknum ASN Ikut Garap Lahan Eks HGU PT BSP di Asahan, Bupati Taufik : Siap-Siap Ditindak Tegas!
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
Medan I Sumut24.co Belasan massa yang tergabung dalam Konsorsium Masyarakat Pedesaan Anti Korupsi (KOMPAK) Sergai mengelar aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Rabu, 16 Desember 2020 lalu.
Baca Juga:
- Oknum ASN Ikut Garap Lahan Eks HGU PT BSP di Asahan, Bupati Taufik : Siap-Siap Ditindak Tegas!
- Semarak Idul Adha 1447 H : PSI Asahan Tebar Kebaikan, Bagikan 37 Paket Daging Kurban ke Warga Sendang Sari
- Semangat Berbagi Idul Adha, DPD PSI Asahan Potong Domba Pemberian DPW Sumut untuk Warga Sekitar Kantor
Rozi Albanjari selaku Koordinator Aksi mengatakan Kabupaten Serdang Bedagai terdiri dari 237 Desa serta 6 Kelurahan yang terbagi atas 17 Kecamatan, setelah dimekarkan tahun 2004 dari Kabupaten Induk Deli Serdang kasus korupsi di Kabupaten Sergai diduga semakin meningkat.
“Pada tahun 2015 mulai ada bantuan dari APBN kepada Desa-desa yang ada di Indonesia khususnya di Serdang Bedagai yakni Dana Desa sesuai UU No 6 Tahun 2014 yang seharusya diperuntukan untuk kesejahteraan masyarakat desa, namun fakta di lapangan menujukan berbagai kejanggalan serta indikasi korupsi di tingkat desa semakin meningkat,†kata Rozi.
Dikatakannya, salah satu indikasi terkuat dalam hal korupsi yang dilakukan pemerintahan desa bekerja sama dengan pihak Dinas PMD dan Inspektorat adalah kegiatan Bimbingan teknis (BIMTEK) serta Pelatihan Aparatur Desa.
“Yang mana dana ini bersumber dari Dana Desa yang diaggarkan tiap tahunnya dengan biaya yang cukup fantastis. Kami menduga ini adalah bagian konspirasi yang tersuktur secara strategis untuk mencuri keuangan negara secara berjaamaah,†ucap Rozi.
Menurut Rozi, dalam kurun waktu satu tahun pada tahun 2020 ini saja diduga telah terjadi 12 kali kegiatan pelatihan maupun Bimtek yang di nilai tidak perlu dilaksanakan dikarenakan sesuai dengan permendes No 14 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan Dana Desa.
Dihadapan petugas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Rozi kembali menyebutkan, seharusnya kegiatan yang menjadi perioritas adalah pembangunan infrasruktur dan pemberdayaan masyarakat.
“Menurut kami hal ini, kuat dugaan kami bahwa kegiatan pelatihan ataupun BIMTEK tersebut hanya akal akalan saja, untuk dapat mencuri keuangan Negara secara berjemaah,†teriak Rozi.
Lanjutnya, menurut kami, adapun 12 kegiatan pelatihan atau Bimtek, yakni Sosialisasi Bimbingan Teknis dan Penyuluhan pencegahan narkoba yang dilaksanakan di Hotel Niagara Parapat bulan Agustus.
“Kegiatan Sosialisasi Hukum dan Perundang undangan yang dilaksanakan KOMISI A DPRD Serdang Bedagai bulan September. Study Banding Paralegal Kepala Desa ke daerah Bandung Jawa barat bulan Oktober,†katanya.
Selain itu, Bimbingan Teknis (Bimtek) 4 orang Perangkat Desa di Medan bulan Oktober dan Bimbingan Teknis (Bimtek) 5 Orang Perangkat Desa di Medan bulan November lalu.
Disebutkannya, berdasarkan fakta diatas kurang lebih dalam kurun waktu 5 bulan telah terjadi 12 kegiatan sosialisasi maupun bimbingan teknis (Bimtek) yang telah menghabiskan puluhan juta rupiah dari setiap Desa yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai
Bahkan kata Rozi, kuat dugaan 9 kegiatan Bimtek yang di laksanakan di Kota Medan itu dilakukakan di lokasi yang sama dan untuk kegiatan study banding paralegal ke daerah bandung diduga kepanitiaan (event organizer) diakomodir oleh lembaga yang tidak memiliki legalitas.
“Untuk itu kami atas nama Konsorsium Masyarakat Pedesaan Anti Korupsi (KOMPAK) Sergai meminta dan mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk eegera mengusut tuntas dugaan korupsi Dana Desa di Kabupaten Serdang Bedagai dari tahun 2015 -2020 yang syarat dengan Korupsi Kolusi dan Nepoteisme,†tegasnya.
“Kami juga mengusut Dana Desa se-Kabupaten Serdang Bedagai yang diduga digunakan tidak sesuai dengan Permendes DTT dan juga mengusut penggunaan Dana Desa Tahun 2020 yang syarat korupsi karena dimasa pandemi Covid -19,†sambungnya.
Selain itu, kata Rozi, ada aturan tentang Perioritas dimana agenda Bimtek Perangkat desa sebanyak 9 kegiatan di kota medan, untuk itu kami juga minta agar Kajatisu menyelidiki legalitas panitia ( Event Organizer) yang melaksanakan 9 Bimtek di kota Medan yang terkesan dipaksakan karena di duga tidak terdapat dalam APBdes Desa.
“Usut Aktor Intelektual dibalik kegatan kegiatan Bimtek perangkat Desa Se Kab. Serdang Bedagai. Panggil dan Periksa Kadis PMD, Inspektorat ,Ketua APDESI seluruh Kades serta Pendamping Desa dan Tenaga Ahli Se Kab Serdang Bedagai,†teriak Rozi dan peserta aksi.
Mereka juga mendesak Kejatisu untuk segera memanggil dan memeriksa Kasi Intel Kejari Serdang Bedagai, karena terkesan tutup mata atas dugaan penyelewengan Dana Desa di Kabupaten Serdang Bedagai.
“Kami minta Kajatisu yang baru harus tau perkara ini dan segera memerikasa seluruh Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Serdang Bedagai yang diduga terlibat dalam penyelewengan Dana Desa ini,†bilang Rozi menambahkan kiranya kedatangan kami dapat menjadi dasar acuan dalam pemerikaan awal terkait dugaan korupsi berjamaah yang terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai.
Usai mendapatkan paparan dari petugas Kejaksaan, kemudian belasan pendemo secara tertib meninggalkan arena demonstrasi. Namun pendemo sempat mengultimatum akan kembali dengan massa yang lebih banyak, bila sikap Kajati Sumut tidak direalisasikannya.(red)
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota
sumut24.co ASAHAN, Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi di wilayah Kec
News
sumut24.co MEDAN, Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID
kota
Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Bersama Polsek Pantai Labu Ungkap Kasus Sabu di Desa Sei Tuan, Dua Pria Diamankan
kota